Sarjana Didorong Jadi Pengusaha Bukan Pencari Kerja

Selasa, 09 Juni 2015 - 04:00 WIB
Sarjana Didorong Jadi...
Sarjana Didorong Jadi Pengusaha Bukan Pencari Kerja
A A A
BANDUNG - Tingkat pengangguran di kalangan akademisi starta1 yang masih marak, harus disikapi dengan solusi aktif. Seorang lulusan perguruan tinggi, sudah tidak masanya lagi menjadi pelamar kerja, akan tetapi harus mampu menjadi penyedia lapangan pekerjaan atau pengusaha.

Rektor Universitas Sanggabuana (USB) Asep Effendi mengungapkan, lima tahun terakhir ini pihaknya terus mengembangkan Perguruan Tinggi (PT) yang berbasis entrepreneurship atau kewirausahaan.

Hal ini bertujuan untuk mendorong agar lulusan dari USB bukan menjadi seorang pelamar kerja, akan tetapi pemberi kerja.

"Sejak tahun 2010 kami terus mendorong agar pola pikir mahasiswa bukan lagi pada tataran pelamar kerja nanti setelah lulus, melainkan menjadi wirausahawan yang bisa memberikan peluang kerja pada orang lain," ungkapnya usai membuka acara Launching dan Perjanjian Kerjasama antara Kreatif Indonesia Emas (Kriez) dengan Inkubator Bisnis Universitas Sanggabuana YPKP (IBISS), di Kampus USB, jala PHH Mustofa, (8/5/2015).

Sejauh ini, banyak inovasi mahasiswa yang sudah dihasilkan mulai dari produk fashion support, hingga kuliner.

Dalam program incubator bisnis ini mahasiswa tidak hanya akan diberikan pendampingan dalam sisi manajerial saja, melainkan juga diberikan solusi mengenai kelemahan di bidang usahanya masing-masing.

Pihaknya juga bekerjasama dengan lembaga pendampingan wirausaha kreatif, dan kementrian koperasi dan UMKM.

Ketua IBIIS Siti Widharetno Mursalim menyebutkan, inkubator bisnis ini dibuat untuk menjadikan mahasiswa lebih paham soal wirausaha. Di dalamnya tidak hanya mahasiswa yang bisa diberikan pendampingan tetapi juga dosen, karyawan, dan masyarakat umum.

"Kami akan memberikan pendampingan pada setiap anggota maksimal selama 3 tahun. Selama itu, mereka akan diberikan pendampingan pada sektor-sektor yang jadi kelemahan ari usahanya masing-masing," jelasnya.

Pembinaan pun dilakukan dalam 3 tahapan, yakni pra inkubasi dimana pihaknya melakukan seleksi anggota atau tenan berdasarkan dari usaha mana yang memiliki potensi besar untuk berkembang.

Selanjutnya, masa inkubasi, dimana anggota diberikan pelatihan sesuai dengan kelemahan usahanya, dan Pasca Inkubasi dimana pihaknya melepas tenan untuk eksis di kancah usaha nasional tetapi juga internasional.

"Kita juga memberikan pendampingan di bidang managerial, pemasaran, hingga bantuan relasi untuk pendanaan modal usaha. Tergantung dari kebutuhan usaha tenannya," terangnya.

Di Jawa Barat, kata Siti, baru USB yang menerapkan konsep ini dan langsung dibina oleh Kementrian Koperasi dan UMKM. Untuk gelombang pertama, pihaknya membuka 50 peserta yang nantinya akan seleksi maksimal menjadi 30 anggota.
(nag)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Guru Bisa Dapat Bantuan...
Guru Bisa Dapat Bantuan Pendidikan S1/D4, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
14 jam yang lalu
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
18 jam yang lalu
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
20 jam yang lalu
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
22 jam yang lalu
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
1 hari yang lalu
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
1 hari yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved