Mendikbud Nilai Sanksi Fisik dalam Pendidikan Dapat ditoleransi

Jum'at, 12 Agustus 2016 - 00:22 WIB
Mendikbud Nilai Sanksi...
Mendikbud Nilai Sanksi Fisik dalam Pendidikan Dapat ditoleransi
A A A
JAKARTA - Terjadinya kekerasan terhadap guru di SMKN 2 Makassar yang melibatkan siswa beserta orangtuanya menuai protes keras dari berbagai kalangan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pun ikut angkat bicara.

Muhadjir mengatakan, bahwa sanksi fisik yang diberikan seorang guru terhadap murid merupakan sesuatu yang bisa ditoleransi. "Ya mungkin sekarang itu banyak salah paham dalam paham HAM. Jadi tentang HAM melarang tindakan kekerasan itu setuju tapi dalam batas tertentu. Sanksi fisik pun bisa ditoleransi dalam pendidikan," ujar Muhadjir di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (11/8/2016).

Melihat adanya kejadian tersebut, dia sangat menyayangkan kekerasan yang dilakukan oleh siswa dari SMK di Makassar tersebut. "Saya sangat sayangkan kalau ada tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap guru masih terus terjadi. Apapun alasannya, tidak bisa ditoleransi," jelasnya.

Kata Muhadjir, keras dalam bentuk pengajaran dapat mendidik seorang anak. Menurutnya, bisa membentuk karakter dan pribadi siswa yang tangguh.

"Karena pendidikan bukan hanya memberikan curahan kasih sayang saja. Tetapi juga untuk bentuk pribadi anak kuat tangguh dan tahan banting. Tidak bisa tanpa pendidikan keras. Bedakan antara kekerasan pendidikan dan pendidikan dalam kekerasan," tuturnya.

Dia mencontohkan, budaya yang keras dalam pendidikan Taruna. Menghasilkan tentara yang tangguh karena ditempa lewat latihan penuh kerja keras.

"Kebiasaan pandangan tindakan guru dalm batas-batas tertentu, sanksi yang fisik saja sudah dianggap kekerasan. Khawatir guru jadi tidak bisa leluasa gunakan metode untuk besarkan anak. Rugi anak dan orangtua kalau sampai anaknya tidak terbentuk kedewasaannya, kan seharusnya begitu," tandasnya
(kri)
Berita Terkait
Meluruskan Konsep Kekerasan...
Meluruskan Konsep Kekerasan di Sekolah
Sanksi Tegas Kekerasan...
Sanksi Tegas Kekerasan di Sekolah
Mengakhiri Krisis Kekerasan...
Mengakhiri Krisis Kekerasan Seksual di Sekolah
Sekolah Nirkekerasan
Sekolah Nirkekerasan
Memberdayakan Satgas...
Memberdayakan Satgas dan Tim Anti Kekerasan di Satuan Pendidikan
Banyak Pelajar Putus...
Banyak Pelajar Putus Sekolah, Kehidupan Sekolah di Korea Utara Penuh Kekerasan
Berita Terkini
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
11 jam yang lalu
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
17 jam yang lalu
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
21 jam yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
22 jam yang lalu
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
1 hari yang lalu
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
1 hari yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved