Respons Hidayat Nur Wahid Terkait Kebijakan Jam Sekolah

Rabu, 14 Juni 2017 - 08:24 WIB
Respons Hidayat Nur...
Respons Hidayat Nur Wahid Terkait Kebijakan Jam Sekolah
A A A
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, gagasan 8 jam perhari dalam lima hari sekolah berbeda dengan full day school.

"Jangan pakai full day school karena menyesatkan. Itu program Penguatan Pendidikan Karakter atau PPK," kata Muhadjir dalam rapat bersama Komisi X DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 13 Juni 2017.

Merespons mengenai kebijakan Mendikbud Muhadjir ini, mendapat respons dari Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW). Dia mempertanyakan kebijakan Mendikbud tersebut apakah bisa dicapai secara maksimal dengan lima hari sekolah.

"Pendidikan Nasional untuk tingkatkan iman, taqwa, & akhlak mulia, untuk cerdaskan kehidupan bangsa. (UUD NKRI 1945). Itu bisa dicapai dengan sekolah 5 hari?" tanya HNW di akun Twitter @hnurwahid, Rabu (14/6/2017).

Sebelumnya, Mendikbud Muhadjir menjelaskan, pihaknya yakin semua pihak yang mengkritik pada akhirnya bisa memahami tujuan dan maksud‎ gagasannya itu.

"Sekali lagi saya mohon maaf. Saya paham banyak polemik yang tidak proporsional karena memang belum ada payung hukum, selain sosialisasi kami yang sangat terbatas," ucapnya.

Pasalnya, dia menilai aneh jika kritikan dilontarkan sebelum memahami atau membaca ‎detail gagasannya. "Yang sebelumnya diperbincangkan itu saya tidak tahu bahannya dari mana. Mestinya kalau ingin mengkritisi, mempersoalkan, harus baca peraturan menterinya dulu. Tadi sudah turun nanti kami akan sahkan," ujarnya.

Adapun Kemendikbud menilai perlu menerbitkan Permen itu ‎karena jumlah sekolah yang bersedia menjadi uji coba gagasan itu bertambah. Kemendikbud menargetkan 5.000 sekolah untuk diuji coba pada tahun ini, namun bertambah menjadi 9.000-an sekolah karena ada yang suka rela memberlakukan gagasannya itu.

"Ada 11 kabupaten kota yang sukarela berlakukan seluruhnya," tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
KGSB dan Prodi Ilmu...
KGSB dan Prodi Ilmu Komunikasi UAI Perkuat Kapasitas Guru Lewat Public Relations Workshop
1 jam yang lalu
Kalahkan Berbagai Negara,...
Kalahkan Berbagai Negara, ITS Raih Juara RoboCup 2026 di Korsel
2 jam yang lalu
Ketua Dewan Pembina...
Ketua Dewan Pembina Pelita dan Rektor MNC University Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan Vokasi Nasional
3 jam yang lalu
SKK Migas Buka Rekrutmen...
SKK Migas Buka Rekrutmen untuk Lulusan S1, Fresh Graduate Bisa Daftar
4 jam yang lalu
Perjuangan Andini, Anak...
Perjuangan Andini, Anak Tukang Bengkel yang Diterima di FEB UGM dan Beasiswa Penuh
1 hari yang lalu
Beasiswa TELADAN Cohort...
Beasiswa TELADAN Cohort 2027 Dibuka, Simak Syarat Pendaftarannya
1 hari yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved