Indonesia-Rusia Kembangkan Digitalisasi Pendidikan

Kamis, 07 September 2017 - 17:49 WIB
Indonesia-Rusia Kembangkan...
Indonesia-Rusia Kembangkan Digitalisasi Pendidikan
A A A
JAKARTA - Indonesia melalui Universitas Pertahanan (Unhan) Rusia terus meningkatkan kerja sama dengan Rusia di bidang pendidikan. Salah satunya mengembangkan digitalisasi pendidikan.

Hal itu diungkapkan Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan (FMP) Universitas Pertahanan (Unhan) Laksda TNI Amarulla Octavian pada Eastern Economic Forum 2017 yang berlangsung pada 4-7 September 2017 adalah 2nd Russia-ASEAN University.

Forum yang diselenggarakan oleh Moscow State Institute of International Relations (MGIMO University) bersama Far Eastern Federal University (FEFU) ini dihadiri oleh para rektor, dekan, diplomat, pakar, peneliti dan pengamat dari Rusia dan perwakilan 25 negara peserta.

"Forum ini bertujuan meningkatkan kerjasama di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan budaya antara Rusia dengan kesepuluh negara anggota ASEAN," ujarnya.

Pada forum tersebut para pembicara setingkat menteri terbagi dalam lima sesi sesuai topik bahasan dari berbagai disiplin ilmu.

Sebagai pembicara ketiga di sesi keempat, Amarulla Octavian menyampaikan peluang kerja sama pendidikan Indonesia-Rusia ke depan dengan judul “Indonesia and Russia: Mutual Education Cooperation”.

Menurut dia, kerjasama pendidikan antara Indonesia dan Rusia dapat ditingkatkan sesuai dengan program aksi ASEAN Economic Community (AEC) dan ASEAN Socio-Cultural Community (ASCC).

Peluang tersebut diperkuat oleh Ky Anh Nguyen dari ASEAN Secretariat dan selaras dengan Rencana Strategis Kemenristek Dikti sebagaimana disampaikan oleh Sesditjen Sumber Daya Iptek Dikti, Prof DR John Hendri, Ph D pada sesi berikutnya.

Octavian menjelaskan peluang kerjasama pendidikan Indonesia-Rusia dapat difokuskan untuk memenuhi tuntutan peningkatan rate of social return melalui pertukaran dosen, baik untuk pendidikan maupun untuk penelitian bersama dan optimalisasi peran aktif universitas kedua negara memberikan kontribusi akademis kepada pemerintah masing-masing.

Dari kedua fokus tersebut, kata dia, dalam waktu dekat Indonesia dapat memanfaatkan kemajuan teknologi Rusia untuk menerapkan digitalisasi pendidikan menjangkau masyarakat di wilayah-wilayah terpencil dan pulau-pulau terluar.

"Bagi Unhan, digitalisasi pendidikan merupakan sarana yang sangat penting menyelenggarakan sosialisasi berbagai program Bela Negara untuk masyarakat di kawasan perbatasan," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Kemenlu Beri Tanggapan...
Kemenlu Beri Tanggapan Terkait Insiden Kekerasan Terhadap Diplomat Nigeria
Konflik Diplomatik Makin...
Konflik Diplomatik Makin Panas, Jepang Peringatkan Warganya di China
Malaysia-Korea Utara...
Malaysia-Korea Utara Putus Hubungan Diplomatik
Dubes Tiongkok Bersama...
Dubes Tiongkok Bersama Para Pemimpin Ormas Islam Konsolidasikan Hubungan Indonesia-Tiongkok
Wacana Hubungan Diplomatik...
Wacana Hubungan Diplomatik RI-Israel, Anwar Abbas Sebut 2 Syarat Ini Harus Dipenuhi
Keberlanjutan Rekonsiliasi...
Keberlanjutan Rekonsiliasi Indonesia-Timor Leste
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
11 jam yang lalu
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
11 jam yang lalu
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
12 jam yang lalu
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
14 jam yang lalu
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
15 jam yang lalu
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
16 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved