Bantuan Pendidikan Rp959 Miliar ke NTT Bersifat Swakelola

Rabu, 10 Januari 2018 - 10:14 WIB
Bantuan Pendidikan Rp959...
Bantuan Pendidikan Rp959 Miliar ke NTT Bersifat Swakelola
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan bantuan pendidikan senilai Rp959 miliar ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan ini bersifat swakelola dan diperuntukkan untuk membangun sekolah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, anggaran Rp959 miliar yang digelon torkan tahun ini sudah meningkat dari tahun sebelumnya baik untuk bantuan tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

”Bantuan itu kami berikan untuk memperbaiki kualitas pendidikan dan mempercepat ketertinggalan dari provinsi lainnya,” kata Muhadjir saat mengunjungi SMPN 4 Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, NTT, kemarin.

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini menyampaikan, anggaran ini bersifat swakelola sehingga akan langsung ditransfer dari pemerintah pusat ke kepala sekolah bersama komite sekolah.

Sebagian besar dana ini akan digunakan untuk membangun unit sekolah baru (USB) baik untuk jenjang SD, SMP, SMA, SMK, maupun SLB. Guru besar Universitas Negeri Malang ini menerangkan, Kemendikbud memberikan kesempatan kepada siswa SMK jurusan konstruksi dalam proses pembangunan sekolah di NTT.

Selain mereka, Kemendikbud juga melibatkan perguruan tinggi yang memiliki program satu di arsitektur dan teknik sipil. Keduanya tidak hanya bertugas merancang, namun juga mengawasi proses pembangunan. Muhadjir menyampaikan, pihaknya ingin sekolah yang dibangun mengadopsi kearifan lokal setempat misalnya saja dari segi konstruksinya.

Jika dinding sekolah memakai din ding gedek (bilahan bambu yang dianyam), itu akan lebih baik daripada tembok permanen. ”Kami sedang menurunkan tim untuk mengkaji konstruksi yang ideal di NTT. Karena cuaca di sini panas, dinding gedek lebih bagus dibandingkan dengan tembok permanen. Kalau di sini ada yang meneliti soal ini, sebetulnya bisa menjadi keunggulan dan kearifan lokal tersendiri,” ucapnya.

Selain USB, anggaran pen didikan juga akan digunakan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi guru baik berupa pelatihan, lokakarya, dan lain-lain. Itu karena hasil ujian nasional (UN) di NTT masih di bawah rerata nasional walaupun tingkat kejujuran dan integritasnya bagus.

”Tingkat integritas saat ini sudah tidak lagi relevan setelah ujian menggunakan kom pu ter. Jadi, kami akan prioritas kan sarana dan peralatan komputer agar sekolah di NTT melaksanakan ujian dengan komputer semakin bertambah. Itu salah satu cara memperkecil kemungkinan terjadinya kecurangan,” jelasnya.

Presiden Joko Widodo (Joko wi) saat berkunjung ke Rote Ndao juga membagikan Kartu In donesia Pintar (KIP) kepada 1.015 siswa. Melalui kebijakan KIP, pemerintah berharap agar seluruh anak Indonesia mendapatkan akses kepada pendidikan yang layak. Sejauh ini, terdapat tiga skema pembiayaan bagi para pelajar melalui KIP.

Para pelajar tingkat SD diberikan dana bantuan se besar Rp450.000/ tahun. Pelajar SMP Rp750.000, sementara tingkat SMA maupun SMK di berikan dana bantuan Rp1 juta.

”Saya perlu ingatkan kepada anak-anakku semua agar anggaran yang ada di sini di pakai untuk ihwal yang berkaitan dengan pendidikan.

Untuk beli seragam sekolah boleh, beli sepatu boleh, beli topi sekolah boleh, beli buku boleh, untuk bayar sekolah boleh. Beli pulsa boleh tidak? Tidak boleh,” ucap Presiden. Adapun Kartu Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan kepada 500 keluarga prasejahtera.

Presiden membagikan kartu PKH sebagai program perlindungan sosial yang menyediakan bantuan nontunai sesuai dengan ketentuan berlaku. ”Kemudian untuk ibu-ibu, ta di sudah mendapatkan kartu PKH. Ada dana berapa di dalamnya? Rp1.890.000. Saya titip uang itu betul-betul digunakan berkaitan dengan pendidikan dan gizi anak,” ujar mantan gubernur DKI Jakarta ini. (Neneng Zubaidah)
(nfl)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
17 jam yang lalu
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng Puspadaya Dukung Sekolah Ramah Anak, Fokus Cegah Bullying
17 jam yang lalu
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
18 jam yang lalu
Siswi Indonesia Raih...
Siswi Indonesia Raih The Best Delegate di AYIMUN BSD Chapter 2026, Kantongi Beasiswa ke AWMUN Bali
1 hari yang lalu
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
1 hari yang lalu
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
1 hari yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved