Anggaran Pendidikan Tak Boleh Bocor

Senin, 29 Januari 2018 - 10:30 WIB
Anggaran Pendidikan...
Anggaran Pendidikan Tak Boleh Bocor
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak akan menoleransi jika ada kebocoran anggaran pendidikan.

Karena itu para pejabat Kemendikbud dan pengelola anggaran harus memastikan anggaran pendidikan yang dikelola Kemendikbud tidak boleh ada kebocoran ataupun pihak yang bermain-main dengan anggaran pendidikan.

”Saya minta tidak main-main dengan anggaran pendidikan ini. Tidak ada excuse ataupun permakluman dalam hal kebocoran,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat rapat koordinasi (rakor) pengelola keuangan Kemendikbud pekan lalu.

Pada rakor tersebut Kemendikbud memberikan penghargaan kepada satuan kerja (satker) yang telah mengelola anggaran dengan baik. Namun Mendikbud mengatakan, tahun ini dia akan membentuk satuan khusus untuk memeriksa realisasi anggaran 2017.

Jika di lapangan terbukti anggaran tidak dipakai semestinya, gelar penghargaan yang diterima satker akan dicabut. Muhadjir berterima kasih karena Kemendikbud terus menerus menerima opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Namun dia menegaskan jajarannya agar jangan hanya mengejar status tersebut. Sebab ada kalanya status WTP tidak selalu mencapai tujuan, melainkan agar anggaran pendidikan bisa sampai kemasyarakat sehingga dari sektor pendidikan bisa menyejahterakan masyarakat.

”Harus selalu diingat bersama bahwa Kemendikbud adalah pusat peradaban bangsa. Kalau sumber sudah keruh, jangan harap di hilir akan baik. Meskipun di hulu jernih, belum tentu di hilir juga jernih. Ukuran bukan WTP, tetapi sesuai dengan apa yang diharapkan di masyarakat,” tandasnya.

Pada tahun anggaran 2017, realisasi anggaran Kemen dikbud mencapai 97,10% dari pagu sebesar Rp37,96 triliun, di atas capaian tahun 2016 yang hanya mencapai 88,9%, bahkan di atas rata-rata nasional yang hanya mencapai 91,01%. Capaian tahun 2017 tersebut merupakan capaian tertinggi yang pernah diraih Kemendikbud.

Sementara itu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur menekakan, hasil serapan tinggi memang menjadi prestasi tersendiri. Namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah pengelolaan anggaran sudah berorientasi pada hasil atau belum?

Asman pun memandang penting adanya perjanjian kinerja sehingga satker tahu apa sasaran yang mau dihasilkan dan apa outcome atau hasilnya.

”Problem bangsa kita outcome-nya tidak jelas. Padahal WTP. Setiap unit organisasi harus jelas outcome-nya. Kalau tidak, dipastikan antara program dan kegiatan tidak nyambung,” katanya. (Neneng Zubaidah)
(nfl)
Berita Terkait
Korupsi Dana BOS dan...
Korupsi Dana BOS dan BOP Rp7,8 Miliar
Rayakan Hari Anak Nasional...
Rayakan Hari Anak Nasional 2023, Bank Hana Salurkan Donasi Dana Pendidikan dan Distribusikan Gawai
Nadiem Cs Korupsi Dana...
Nadiem Cs Korupsi Dana Pendidikan, Mantan Penyidik KPK: Sangat Keterlaluan
Kejari Simalungun Janji...
Kejari Simalungun Janji Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan
Prabowo Kejar Uang Koruptor...
Prabowo Kejar Uang Koruptor untuk Dana Pendidikan
IFG Life Tekankan Pentingnya...
IFG Life Tekankan Pentingnya Perencanaan Dana Pendidikan Sejak Dini
Berita Terkini
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
13 jam yang lalu
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
15 jam yang lalu
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
15 jam yang lalu
Rekrutmen BPKH 2026...
Rekrutmen BPKH 2026 Resmi Dibuka, Simak 9 Formasi, Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftaran
17 jam yang lalu
Unair Jadi Kampus Terbaik...
Unair Jadi Kampus Terbaik di Indonesia Versi THE Sustainability Impact Ratings 2026
21 jam yang lalu
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
23 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved