Raih Medali Emas berkat Biji Alpukat dan Rambut Jagung

Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:30 WIB
Raih Medali Emas berkat...
Raih Medali Emas berkat Biji Alpukat dan Rambut Jagung
A A A
JAKARTA - Dua tim pelajar SMA berhasil meraih medali emas dalam dua ajang penelitian internasional. Hasil penelitian mereka berupa teh herbal dari biji alpukat dan hand sanitizer dari rambut dan bonggol jagung mengantarkan dua medali emas.

Pelajar SMAN I Matauli Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Reyhan Khaira Helmita dari Tim Corncob and Cornhair as Hand Sanitizer (COCOHAS) mengatakan, timnya berhasil membuat hand sanitizer berbahan dasar bonggol jagung dan rambut jagung. "Bonggol dan rambut jagung biasanya dibuang. Padahal keduanya bisa diolah sebagai hand sanitizer dengan kandungan flavonoid yang berguna bagi kebersihan tangan," katanya di Jakarta, Jumat (23/2/2018).

Reyhan menjelaskan, hand sanitizer yang dibuat timnya tidak hanya efektif membersihkan tangan dari kuman, tetapi juga ramah lingkungan sebab tidak ada kandungan kimia yang dimasukkan dalam ramuan pembersih itu. Hanya ada bonggol dan rambut jagung yang dicampur dengan aloevera, ekstrak mawar dan jeruk, serta sedikit alkohol. Itu sebabnya saat dipakai di tangan, produk mereka tidak berbau menyengat dan cepat meresap ke kulit.

Penelitian ini mengantarkan Reyhan, Shafira Citra Desrika Putri, Mita Yudistiara, Diana Puspita Surbakti, dan Jenvi Ivanka Ningrum meraih emas pada International Intellectual Property, Invention, Innovation and Tech nology Exposition (IPITEX) 2018 di Bangkok, awal Februari ini.

Sementara siswa SMAN 1 Matauli Pandan Zidan Dzulyadain Amri mewakili Tim Avoteaman mengatakan, selama ini hanya daging alpukat saja yang dikonsumsi masyarakat. Padahal, biji alpukat mengandung aktivitas biologi seperti antioksidan dan antihipertensi. "Biji alpukat bermanfaat untuk menyembuhkan diare, disentri, sakit gigi, parasit usus, dan pengobatan kulit dan kecantikan. Kami mengekstraksi bijinya menjadi teh herbal," jelasnya.

Zidan menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) diketahui bahwa produksi alpukat mencapai 307.326 ton. Biji alpukat pun sangat potensial menjadi nilai tambah lain seperti teh herbal. Produk avoteaman yang diciptakan mereka selain mengandung flavonoid juga karotenoid, vitamin C dan vitamin E yang sangat baik bagi kesehatan. Teh ini aman dikonsumsi semua kalangan usia.

Dia pun berharap implementasi dari gagasan ini diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan limbah biji alpukat. Zidan bersama kelima temannya meraih emas di Kaohsiung International Invention dan Design Expo (KIDE) di Taiwan. "Kami juga mendapat spesial award dari National Research Council Thailand. Kami juga mendapat Best Invention Award dari Lembaga Kesehatan Hong Kong," katanya.

Kepala SMAN 1 Matauli Pandan Murdianto menjelaskan, sekolahnya mewajibkan siswa membuat karya tulis ilmiah untuk persiapan peserta didik agar mendapatkan kompetensi abad ke-21. "Kita buat iklim pendidikan yang dikondisikan untuk memenuhi esensi kompetensi abad ke-21," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Selain Sertifikat TKA,...
Selain Sertifikat TKA, Ini Syarat Dokumen SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
3 jam yang lalu
Tim Pelajar Indonesia...
Tim Pelajar Indonesia Sabet 4 Medali di Olimpiade Kimia Internasional 2026
5 jam yang lalu
Ilmu Komunikasi UNPAM...
Ilmu Komunikasi UNPAM Gelar Webinar Strategi Portofolio dan LinkedIn bagi Mahasiswa
7 jam yang lalu
Diterima di FMIPA ITB,...
Diterima di FMIPA ITB, Andromeda Diantar Keluarga Naik Bajaj dari Yogya untuk Kuliah di Bandung
10 jam yang lalu
Profil Pendidikan Sudaryono,...
Profil Pendidikan Sudaryono, Anak Petani yang Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN
12 jam yang lalu
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
1 hari yang lalu
Infografis
Baik Dimakan Tiap Hari,...
Baik Dimakan Tiap Hari, Pepaya dan Alpukat Turunkan Kolesterol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved