Mahasiswa Baru Harus Diberi Pemahaman Soal Radikalisme

Senin, 27 Agustus 2018 - 19:49 WIB
Mahasiswa Baru Harus...
Mahasiswa Baru Harus Diberi Pemahaman Soal Radikalisme
A A A
BANDUNG - Penyebaran paham negatif radikalisme di wilayah kampus sudah sangat memprihatinkan. Bahkan mahasiswa baru menjadi tempat yang sangat subur dalam penyebaran radikalisme dan terorisme. Radikalisme dimaksud adalah radikalisme bersifat negatif yang mengusung takfiri, intoleransi, dan anti NKRI.

“Mahasiswa baru sangat rentan ini dengan penyebaran paham negatif ini. Hati-hati dalam memilih mentor, hati-hati dengan dosen, kalau kalian merasa sudah ada yang terlihat, laporkan. Karena bukan cuma kalian yang terpapar, dosen juga terpapar, bahkan guru besar juga terpapar ,” tutur Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius saat memberikan kuliah umum bertemakan Kegiatan Pembinaan Kesadaran Bela Negara dihadapan 1.700 lebih mahasiswa baru Institut Teknologi Nasional, Bandung, Minggu, 26 Agustus 2018.

Suhardi menegaskan, universitas memegang peran penting. Universitas melalui rektor bertanggung jawab dengan apa yang terjadi di lingkungan kampus. Jika terjadi hal yang tidak diinginkan, dalam hal ini menyebarnya radikalisme dan terorisme, maka rektor patut disalahkan.

“Saya sudah bilang sama Menristekdikti, peran rektor itu sangat besar, apa yang terjadi di kampus itu tanggung jawab rektor. Kalau tidak mampu mengelola kampusnya saya minta rektornya diganti. “ tegasnya.

Suhardi menjelaskan banyak sekali permintaan untuk mengisi kuliah umum oleh universitas terkait resonansi kebangsaan dan terkait radikalisme dan terorisme, sehingga dia bertekad akan berusaha sebaik mungkin memenuhi undangan itu.

Menurut dia, hal Ini penting karena para mahasiswa adalah generasi muda calon penerus bangsa yang harus diberi pemahaman tentang bahaya paham negatif yang menjadikan mereka sebagai sasaran.

“Bulan ini adalah bulan yang sangat luar biasa karena ada penerimaan mahasiswa baru. Karena penanaman benih-benih perekrutan mereka itu juga saat mahasiwa baru, oleh sebab itu saya berkepentingan dan para pejabat BNPT saya tugaskan habis untuk memberikan pencerahan,” ungkapnya.

Suhardi juga menyayangkan tergerusnya jiwa kebangsaan dan nasionalisme pada anak muda zaman sekarang. Menurut dia, globalisasi membuat masyarakat menjadi lebih kritis dan logis sehingga mengurangi menggunakan hati.

“Saya minta gunakan hati, pakai hati, kalau bicara kebangsaan, tingkatkan kebangsaan. Pikirkan mau dibawa kemana bangsa ini. Bangsa ini bukan hanya untuk kalian tapi juga untuk anak cucu kalian.”

Tak lupa Suhardi juga menyampaikan dibutuhkannya persiapan yang matang untuk para mahasiswa baru dalam mengarungi dunianya ke depan. Menurut dia, dengan begitu besarnya tantangan global, para mahasiswa baru harus memilki fondasi kuat dan matang

“Zaman sekarang semua masalah tidak ada yang parsial, semuanya tersambung, global berdampak pada nasional. Persaingan tidak hanya dalam negeri,tapi juga internasional. Untuk itu kalian harus jadi orang yang professional. Menjadi orang profesional, ada dua syaratnya, knowledge dan skill. Tapi di luar itu juga dibutuhkan akhlak dan moral, bayangkan orang pintar tapi tak bermoral.” ungkapnya.

Kegiatan kuliah umum ini dihadiri langsung oleh rektor Institut Teknologi Nasional , Imam Aschuri, dan bebrapa wakil rektor Institut Teknologi Nasional.
(pur)
Berita Terkait
BNPT Beberkan 3 Program...
BNPT Beberkan 3 Program Deradikalisasi kepada Organisasi Antiteror Belgia
Gerakan Moderasi Pendidikan...
Gerakan Moderasi Pendidikan Dapat Cegah Radikalisme dan Terorisme
BNPT Ungkap Sel-sel...
BNPT Ungkap Sel-sel Teroris Terus Bekerja di Bawah Permukaan meski Tak Ada Serangan
BNPT Pastikan ACT Tak...
BNPT Pastikan ACT Tak Terhubung Daftar Organisasi Terorisme
Deklarasi Kesiapsiagaan...
Deklarasi Kesiapsiagaan Nasional Dalam Rangka Penanggulangan Terorisme
BNPT Optimalkan Pencegahan...
BNPT Optimalkan Pencegahan Terorisme Melalui Kearifan Lokal
Berita Terkini
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
10 jam yang lalu
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
16 jam yang lalu
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
20 jam yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
21 jam yang lalu
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
1 hari yang lalu
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
1 hari yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved