Izin Pendirian PTS dan Prodi Dipercepat

Jum'at, 01 Februari 2019 - 10:53 WIB
Izin Pendirian PTS dan...
Izin Pendirian PTS dan Prodi Dipercepat
A A A
JAKARTA - Proses perizinan pendirian perguruan tinggi serta pembukaan program studi atau prodi di perguruan tinggi swasta (PTS) bakal dipercepat.

Pemerintah berharap dengan kemudahan ini akan muncul prodi-prodi baru yang sesuai tuntutan zaman. Mulai tahun ini Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) membuat gebrakan proses perizinan akan selesai dalam 15 hari kerja. Estimasi waktu maksimal lima hari kerja di setiap unit Eselon I Kemenristek-Dikti.

“Masalah saat ini adalah izin sulit keluar, bisa membutuhkan waktu 6 bulan sampai 1 tahun. Tetapi setelah berjalan, ternyata banyak juga prodi yang belum terakreditasi, atau akreditasinya sudah kedaluwarsa. Untuk menyelesaikan masalah ini perlu komitmen bersama,” kata Menristekdikti Mohammad Nasir saat Sosialisasi Pengusulan Pendirian dan Perubahan PTS serta Pembukaan Prodi Tahun 2019 di Surabaya, Jawa Timur, kemarin.

Proses perizinan melibatkan Kemenristek-Dikti dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti). Mantan rektor Undip ini mencontohkan, pada pendirian prodi, usulan dilakukan secara daring, dilanjutkan dengan verifikasi dokumen serta evaluasi terkait kecukupan dosen.

Setelah itu jika disetujui, proses evaluasi nondosen, seperti mengecek lokasi dan ketersediaan ruang kuliah dilimpahkan kepada oleh LLDikti. Sebagai langkah aksi percepatan, ke depan akan dikembangkan SK elektronik dengan digital signature.

“Saat ini kami fokus pada pendidikan vokasi sehingga untuk izin pendirian perguruan tinggi, yang dibuka adalah perguruan tinggi vokasi dan institut teknologi. Sedangkan prodi yang diberikan izin adalah prodi bidang sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM). Untuk prodi sosial dimoratorium dahulu,” ujarnya.

Plt Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristek-Dikti Patdono Suwignjo mengakui, pelaksanaan percepatan perizinan terkait pengusulan pendirian dan perubahan PTS serta pembukaan prodi masih dibutuhkan sosialisasi, terutama bagi masing-masing LLDikti. (Neneng Zubaidah)
(nfl)
Berita Terkait
Berikan Kesempatan Mahasiswa...
Berikan Kesempatan Mahasiswa Bekerja di Luar Negeri, USNI Gandeng YOU-I Japan
Perguruan Tinggi Vokasi...
Perguruan Tinggi Vokasi Bukan Perguruan Tinggi Kelas Dua
Aksi Dosen dari 35 PTN...
Aksi Dosen dari 35 PTN Baru Tuntut Status Kepegawaian
Majukan Industri Logistik,...
Majukan Industri Logistik, TIKI Gandeng Perguruan Tinggi
LLDikti Dorong Perguruan...
LLDikti Dorong Perguruan Tinggi Kembangkan LMS
Perguruan Tinggi Diminta...
Perguruan Tinggi Diminta Buat Laboratorium Kewirausahaan
Berita Terkini
Selain Sertifikat TKA,...
Selain Sertifikat TKA, Ini Syarat Dokumen SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
11 jam yang lalu
Tim Pelajar Indonesia...
Tim Pelajar Indonesia Sabet 4 Medali di Olimpiade Kimia Internasional 2026
13 jam yang lalu
Ilmu Komunikasi UNPAM...
Ilmu Komunikasi UNPAM Gelar Webinar Strategi Portofolio dan LinkedIn bagi Mahasiswa
15 jam yang lalu
Diterima di FMIPA ITB,...
Diterima di FMIPA ITB, Andromeda Diantar Keluarga Naik Bajaj dari Yogya untuk Kuliah di Bandung
18 jam yang lalu
Profil Pendidikan Sudaryono,...
Profil Pendidikan Sudaryono, Anak Petani yang Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN
20 jam yang lalu
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
1 hari yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved