Bukan Hanya Bencana Alam, Ini Tugas BMKG yang Tak Banyak Orang Tahu

Rabu, 10 Juli 2019 - 10:20 WIB
Bukan Hanya Bencana...
Bukan Hanya Bencana Alam, Ini Tugas BMKG yang Tak Banyak Orang Tahu
A A A
JAKARTA - Tidak banyak yang tahu tugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Alhasil, tidak sedikit masyarakat yang beranggapan tugas BMKG hanya berkenaan dengan bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami.

"Banyak juga yang salah kaprah mengatakan tugas BMKG menghalau dan menghentikan bencana agar tidak terjadi," ungkap Kabag Humas BMKG, Akhmad Taufan Maulana di Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Taufan mengatakan, BMKG juga memiliki tugas lain yaitu memberikan informasi tentang cuaca, iklim, dan kualitas udara. Informasi yang dihasilkan BMKG tersebut menjadi kebutuhan dan dipergunakan dibanyak sektor antara lain transportasi, pertanian dan kehutanan, pariwisata, pertahanan keamanan, konstruksi, tata ruang, kesehatan, sumber daya air, energi pertambangan, industri, kelautan perikanan, dan penanggulangan bencana.

"Bencana hanya sebagian kecil dari tugas BMKG. Bukan menghalau bencana, tapi kami sifatnya memberikan informasi dan peringatan dini terhadap potensi bencana," imbuhnya.

Menurut Taufan, informasi yang dihasilkan BMKG tersebut jika dipergunakan dengan baik maka akan sangat bermanfaat besar. Taufan mencontohkan, perihal informasi tentang cuaca dan iklim yang dapat dipergunakan petani untuk menentukan masa tanam dan memperkirakan masa panen, sehingga dapat mengurangi risiko gagal panen dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Taufan mengatakan, informasi kondisi cuaca dan iklim tersebut diproduksi setiap hari oleh BMKG. Oleh karena itu, BMKG mendorong masyarakat dan stakeholder terkait menggunakan informasi tersebut untuk menunjang berbagai kegiatan yang dilakukan.

"Untuk mendongkrak produksi pangan nasional, BMKG juga rutin menggelar Sekolah Lapang Iklim (SLI) bagi petani. Program ini diharapkan menjadi sarana literasi bagi petani untuk meningkatkan produktivitas lahan yang dimiliki. Sedangkan untuk nelayan, BMKG juga menggelar SLN," imbuhnya.

Petani dan nelayan, lanjut Taufan, tidak bisa lagi mengandalkan "pranata mangsa" atau ilmu titen. Mengingat saat ini terjadi anomali atau penyimpangan cuaca sehingga penting untuk mempelajari informasi cuaca untuk mengantisipasi dan adaptasi terhadap dampak fenomena tersebut.
(akn)
Berita Terkait
Hari MKG ke-73, Ini...
Hari MKG ke-73, Ini Harapan Kepala BMKG di Tengah Pandemi Corona
BMKG: Indonesia Butuh...
BMKG: Indonesia Butuh Satelit Untuk Deteksi Bencana
Hujan Ringan Basahi...
Hujan Ringan Basahi Jakarta Malam Nanti
Ini Deretan Gempa yang...
Ini Deretan Gempa yang Guncang Jakarta Selama 5 Tahun Terakhir
BMKG Prediksi Cuaca...
BMKG Prediksi Cuaca Ibu Kota Hujan Ringan dan Berawan
Gempa M5,8 di Sukabumi,...
Gempa M5,8 di Sukabumi, Dirasakan di Jakarta hingga Tangsel
Berita Terkini
Sudah Lulus tapi Status...
Sudah Lulus tapi Status Belum Eligible Magang Nasional 2026? Ini Penyebab yang Sering Terjadi
4 jam yang lalu
MNC University Edukasi...
MNC University Edukasi Siswa Baru SMPN 72 Jakarta tentang Bijak Bermedia Sosial
4 jam yang lalu
ABP PTSI Gelar Munas...
ABP PTSI Gelar Munas VI, Bahas Strategi Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Swasta
5 jam yang lalu
Jalur Ujian Mandiri...
Jalur Ujian Mandiri Undip 2026 Kembali Dibuka, Nilai UTBK Jadi Syarat Seleksi
5 jam yang lalu
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
8 jam yang lalu
Kisah Tiara, Anak Penjual...
Kisah Tiara, Anak Penjual Keripik yang Sukses Wujudkan Mimpi Kuliah Kedokteran di UGM
11 jam yang lalu
Infografis
Tak Hanya Ketupat, Ini...
Tak Hanya Ketupat, Ini 8 Makanan Khas Lebaran Terbuat dari Beras
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved