IMM DKI Jakarta Usul Kembangkan Teknologi Informasi Organisasi

Jum'at, 07 Februari 2020 - 18:49 WIB
IMM DKI Jakarta Usul Kembangkan Teknologi Informasi Organisasi
IMM DKI Jakarta Usul Kembangkan Teknologi Informasi Organisasi
A A A
JAKARTA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) DKI Jakarta mengusulkan pengembangan teknologi informasi dalam pengelolaan maupun gerakan IMM.

Usul tersebut disampaikan pada agenda tahunan, Tanwir IMM 6-9 Februari 2020 di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"IMM tidak boleh ketinggalan zaman, tidak boleh menjadi organisasi kemahasiswaan yang jadul (kuno-red), IMM harus beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya perkembangan teknologi informasi guna peningkatan mutu organisasi," tutur Suparman selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) DKI Jakarta pada Sidang Tanwir IMM Ke-28 di Mataram, Jum'at (7/2).

Dalam keterangan tertulisnya, Suparman mengusulkan desain pengembangan IMM 4.0 yang menonjolkan penerapan teknologi informasi dalam organisasi.

"Secara sederhana, IMM 4.0 adalah sebuah konsep tata kelola dan konsep gerakan IMM berbasis teknologi informasi. Tujuannya adalah mewujudkan IMM sebagai barometer organisasi kemahasiswaan yang menerapkan teknologi informasi baik dalam pengelolaannya maupun gerakannya," tutur Suparman. (Baca juga: Diterima Syaikh Al Azhar, Din Syamsuddin Singgung Kerja Sama dengan Muhammadiyah )

Mahasiswa Program Pascasarjana ITB Ahmad Dahlan ini menjelaskan dua hal yang menjadi dasar dari pengembangan ini. Pertama, perkembangan teknologi informasi. Kedua, hadirnya generasi millenial sebagai kader IMM.



"Perkembangan teknologi informasi saat ini harus kita respon dan dikembangkan dalam organisasi kita. Selain itu, generasi millenial hari ini yang menjadi kader IMM harus dioptimalkan dan dimaksimalkan potensinya dalam membangun gerakan IMM. Mereka itu paham dan mampu membuat gerakan menjadi viral," tutur Suparman.

Suparman menyampaikan IMM 4.0 memiliki empat fokus pengembangan. Pertama, pengembangan organisasi berbasis teknologi informasi.

"DPP IMM sudah memulai dengan membangun sistem database, yaitu Alkindi 1.0. Ini harus diikuti dengan pengembangan-pengembangan sistem lainnya. Misalnya membangun sistem E-Training, E-Learning, E-Office, Marketplace, dan lain sebagainya. Nah, melalui sistem-sistem ini, agenda Internasional Ikatan yang dimiliki DPP IMM dalam rangka mengembangkan dakwah Islam Berkemajuan misalnya, itu bisa dilakukan dengan efisien," kata Suparman.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1240 seconds (10.177#12.26)