Bupati Pasang Kayu Raih Doktor, Seskab: Bisa Jadi Contoh Kepala Daerah Lainnya

Sabtu, 08 Februari 2020 - 19:11 WIB
Bupati Pasang Kayu Raih...
Bupati Pasang Kayu Raih Doktor, Seskab: Bisa Jadi Contoh Kepala Daerah Lainnya
A A A
MALANG - Kegigihan Bupati Pasang Kayu, Agus Ambo Djiwa untuk menuntaskan kuliah doktoralnya di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur selama hampir tiga tahun, mendapatkan apresiasi dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

Pria kelahiran Kediri, yang akrab disapa Mas Pram tersebut, datang menjadi salah satu penguji di sidang disertasi yang digelar di Aula Fakultas Hukum (FH) UB Malang, Sabtu (8/2/2020). (Baca juga: Bupati Pasang Kayu Raih Gelar Doktor Lingkungan Universitas Brawijaya)

Bagi Pramono, kegigihan kepala daerah dalam menempuh pendidikan di tengah kesibukannya memimpin daerahnya, dan melayani masyarakat, adalah teladan yang sangat bagus. "Ini bisa menjadi percontohan bagi kepala daerah lainnya," tuturnya, yang ditemui SINDOnews, seusai jalannya ujian.
Bupati Pasang Kayu Raih Doktor, Seskab: Bisa Jadi Contoh Kepala Daerah Lainnya

Dia bahkan mengungkapkan, akan mencoba membuka ruang kerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan tinggi di luar negeri, agar para kepala daerah yang memiliki potensi bagus bisa melanjutkan studinya di luar negeri. (Baca juga: Ujian Doktoral, Agus Ambo Djiwa Paparkan Pembangunan Berkelanjutan di Pasangkayu)

"Peningkatan kemampuan para kepala daerah di bidang akademik ini, tentunya bisa mendukung upaya peningkatan kualitas layanan publik dan pengembangan daerahnya, sehingga semakin maju dan menyejahterakan masyarakatnya," ujar Pramono.

Sementara Agus Ambo Djiwa mengaku, sengaja melakukan penelitian terkait Perda No. 1/2014 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW), untuk memastikan implementasinya di masyarakat bisa berjalan dengan baik.

"Ini terkait dengan pembangunan berkelanjutan, dan mitigasi bencana alam. Kami ingin membangun yang tidak merusak, dan bisa untuk generasi yang akan datang. Implementasi kebijakan ini, juga membutuhkan komunikasi yang baik dari tingkat pusat, sampai di tengah masyarakat," tuturnya.
(cip)
Berita Terkait
Perguruan Tinggi Vokasi...
Perguruan Tinggi Vokasi Bukan Perguruan Tinggi Kelas Dua
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
DPR Desak Kemendikbud...
DPR Desak Kemendikbud Permudah Siswa Masuk Perguruan Tinggi
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Menyegarkan Kembali...
Menyegarkan Kembali Tugas Profetik Perguruan Tinggi
Perguruan Tinggi NU...
Perguruan Tinggi NU Perkuat Ekosistem Digitalisasi Pendidikan
Berita Terkini
Motivasi 2.000 Pelajar...
Motivasi 2.000 Pelajar Muhammadiyah, Mentan Amran: Struggle Now, Enjoy Your Life-Enjoy Now, Struggle for Life
23 jam yang lalu
Peserta Penmaba Jalur...
Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya
1 hari yang lalu
BINUS Career Bekali...
BINUS Career Bekali Mahasiswa dan Alumni Strategi Hadapi Dunia Kerja yang Kian Kompetitif
1 hari yang lalu
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar Series Navigating The Future untuk Siapkan Pemimpin Visioner Berdaya Saing Global
1 hari yang lalu
Beasiswa LPDP 2026:...
Beasiswa LPDP 2026: Cara Memilih Perguruan Tinggi di Luar Daftar Tujuan LPDP
1 hari yang lalu
Pendaftaran TKA SMA...
Pendaftaran TKA SMA 2026 Akan Segera Dibuka, Begini Cara Daftarnya
1 hari yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved