Apresiasi Pihak yang Telah Gelar UN, Nadiem: Tidak Digunakan untuk Kelulusan

Selasa, 24 Maret 2020 - 17:48 WIB
Apresiasi Pihak yang...
Apresiasi Pihak yang Telah Gelar UN, Nadiem: Tidak Digunakan untuk Kelulusan
A A A
JAKARTA - Pemerintah resmi meniadakan ujian nasional (UN) untuk tingkat SD, SMP,SMA. Meski begitu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memberikan apresiasi yang telah menyelenggarakan UN.

"Jadinya bagi yang sudah melakukan kami apresiasi. Tetapi itu tidak akan digunakan sebagai seleksi dan memang sudah tidak. Dan tidak akan digunakan untuk kelulusan," katanya, Selasa (24/3/2020).

Dia mengatakan bahwa sebenarnya UN bukan berdampak kepada siswa. Dia mengatakan bahwa UN merupakan bagian evaluasi pemerataan secara nasional.

"Mengikuti UU Sisdiknas, evaluasi pada siswa itu harus ada di guru dan kelulusan ada di sekolah. Kita mengacu pada itu. Tetapi kita memberikan beberapa opsi atau bimbingan bagaimana ujian sekolah itu bisa terjadi," ungkapnya.

Nadiem mengakui dengan adanya virus corona maka tolok ukur pemetaan secara nasional memang terhambat. Namun, dia menilai ada sesuatu hal yang positif yang bisa dilakukan pemerintah yakni mempersiapkan dan menyempurnakan sistem penilaian kompetensi untuk tahun 2021. (Baca juga: UN Ditiadakan Gara-Gara Corona, Perasaan Siswa Campur Aduk ).

"Tetapi ini memberikan kita lebih banyak waktu untuk preparasi dan menyempurnakan yang 2021 yaitu assesment kompetensi yang sedang dikembangkan pada saat ini. Jadinya memang itu sudah standar pemetaannya pun sudah berubah. Dari kebijakan Merdeka Belajar episode 1, jadi kita pasang target pada saat setelah bencana Covid-19 berakhir," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Waspada Mutasi N439K,...
Waspada Mutasi N439K, Varian Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Penyandang Disabilitas...
Penyandang Disabilitas Membuat Karya Batik Unik Covid-19
Pandemi Memburuk, Jepang...
Pandemi Memburuk, Jepang Umumkan Keadaan Darurat Nasional
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Berita Terkini
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
30 menit yang lalu
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
1 jam yang lalu
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
3 jam yang lalu
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
6 jam yang lalu
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
18 jam yang lalu
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
19 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved