Upaya Mewujudkan Kebijakan Desentralisasi

Jum'at, 27 Juni 2014 - 17:41 WIB
Upaya Mewujudkan Kebijakan...
Upaya Mewujudkan Kebijakan Desentralisasi
A A A
JAKARTA - Pemerintahan Indonesia mengubah sistem pemerintahan sentralisasi ke desentralisasi. Hal ini sesuai Peraturan Pemerintah yang mengacu pada UU Nomor 22 Tahun 1999 dan UU Nomor 25 Tahun 1999.

Pemerintah juga melakukan penyeimbangan antara pemerintahan daerah dengan pemerintahan pusat. Peranan lebih diberikan kepada daerah utamanya di ranah pelayanan masyarakat agar lebih efektif dan efisien.

Sebagai bentuk upaya tersebut sejak tahun 2010, Pemerintah Indonesia memulai Provincial Governance Strengthening Programme (PGSP) yang dikelola BAPPENAS dan berkolaborasi dengan UNDP.

"Proyek ini fokus untuk membantu pemerintah Indonesia mengenali berbagai tantangan terkait dengan kebijakan desentralisasi," ujar perwakilan dari UNDP Nurina Widagdo dalam keterangan persnya yang diterima Sindonews, Jumat (27/6/2014).

Untuk memperkuat penelitian terkait kebijakan desentralisasi ini, PGSP memulai program pemberian hibah penelitian yang bekerja sama dengan Universitas Atma Jaya untuk mendorong dan menyatukan akademisi serta peneliti dalam melakukan studi desentralisasi yang dibuka tahun 2013.

Program ini terbuka untuk berbagai jenjang pendidikan mulai S1, S2 dan S3 di seluruh Indonesia. Adapun nama-nama pemenang dengan proposal terbaik yang terpilih oleh pihak Universitas Atma Jaya dan PGSP adalah, Marlin Veronica, Tia Devanty, Riski Raisa Putra, Muhammad Fazza Firdaus, Khotim Ubaidillah dan Nasrun Annahar.

Para pemenang tersebut diberikan penghargaan pada kegiatan kuliah umum dengan tema Kebijakan Desentralisasi dan Pembangunan Manusia Indonesia sebagai bagian dari program bantuan penelitian akademik PGSP – UNDP yang dilaksanakan pada 25 Juni 2014.

Mereka akan mempresentasikan penelitiannya di hadapan para mahasiswa dan dosen Universitas Atma Jaya, maupun peneliti lainnya . Kuliah umum ini juga menghadirkan pembicara Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek SpM(K) selaku utusan khusus Presiden RI untuk MDGs dan Dr. Alexander Seran, M.A selaku Kepala Pusat Pengembangan Etika Universitas Atma Jaya sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut.

Turut hadir perwakilan dari UNDP adalah Nurina Widagdo serta PGSP UNDP, Mellyana Frederika turut hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan atas kerja sama antara Universitas Atma Jaya dengan PGSP UNDP Indonesia.
(kur)
Berita Terkait
Kemendagri Kawal Pembentukan...
Kemendagri Kawal Pembentukan 3 Provinsi Baru di Papua
Daya Saing Award, Upaya...
Daya Saing Award, Upaya Majukan Potensi di Daerah
Permintaan Pemuda Adat...
Permintaan Pemuda Adat Papua agar Pemerintah Percepat Pemekaran Didukung
DOB Dianggap Beri Dampak...
DOB Dianggap Beri Dampak Positif bagi Kesejahteraan Masyarakat Papua
Pembangunan Aceh Harus...
Pembangunan Aceh Harus Bersinergi dan Sinkron Antara Pusat dan Daerah
Catatan Satu Tahun BP3OKP
Catatan Satu Tahun BP3OKP
Berita Terkini
KGSB dan Prodi Ilmu...
KGSB dan Prodi Ilmu Komunikasi UAI Perkuat Kapasitas Guru Lewat Public Relations Workshop
7 jam yang lalu
Kalahkan Berbagai Negara,...
Kalahkan Berbagai Negara, ITS Raih Juara RoboCup 2026 di Korsel
7 jam yang lalu
Ketua Dewan Pembina...
Ketua Dewan Pembina Pelita dan Rektor MNC University Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan Vokasi Nasional
9 jam yang lalu
SKK Migas Buka Rekrutmen...
SKK Migas Buka Rekrutmen untuk Lulusan S1, Fresh Graduate Bisa Daftar
9 jam yang lalu
Perjuangan Andini, Anak...
Perjuangan Andini, Anak Tukang Bengkel yang Diterima di FEB UGM dan Beasiswa Penuh
1 hari yang lalu
Beasiswa TELADAN Cohort...
Beasiswa TELADAN Cohort 2027 Dibuka, Simak Syarat Pendaftarannya
1 hari yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved