UI Raih Pendanaan dari DAAD German Academic Exchange Service untuk SDGs
Sabtu, 29 April 2023 - 08:31 WIB
Departemen Fisika FMIPA Universitas Indonesia (UI) melalui Kelompok Bidang Ilmu (KBI) Fisika Medis dan Biofisika mendapat pendanaan dari Federal Ministry for Economic Cooperation and Development (BMZ) melalui DAAD German Academic Exchange Service. Foto/Hu
JAKARTA - Departemen Fisika FMIPA Universitas Indonesia ( UI ) melalui Kelompok Bidang Ilmu (KBI) Fisika Medis dan Biofisika mendapat pendanaan dari Federal Ministry for Economic Cooperation and Development (BMZ) melalui DAAD German Academic Exchange Service. Nilai pendanaan yang diterima sebesar 292.717 euro atau kurang lebih senilai Rp5 miliar.
Pendanaan ini ditujukan untuk proyek yang berkolaborasi dengan Ulm University Jerman pada proyek Sustainable Development Goals (SDGs) dengan jangka waktu empat tahun—terhitung sejak Mei 2023 hingga Desember 2026.
Proyek yang berjudul “Entwicklung der Medizinischen Physik in Lehre und Forschung in Indonesien (Development of Medical Physics Teaching and Research in Indonesia)” ini secara administrasi dikelola oleh Dr. sc. hum. Deni Hardiansyah dan dari pihak Universitas Ulm dikoordinasikan oleh Prof. Dr. Gerhard Glatting.
“Kegiatan ini berfokus pada kolaborasi mahasiswa program studi S2 Fisika Medis dan S3 Fisika bidang riset Fisika Medis dengan Universitas di Jerman untuk kegiatan pengembangan kurikulum, dan pelatihan teknis terkait Fisika Medis,” ujarnya, melalui siaran pers, Sabtu (29/4/2023).
Pendanaan ini ditujukan untuk proyek yang berkolaborasi dengan Ulm University Jerman pada proyek Sustainable Development Goals (SDGs) dengan jangka waktu empat tahun—terhitung sejak Mei 2023 hingga Desember 2026.
Proyek yang berjudul “Entwicklung der Medizinischen Physik in Lehre und Forschung in Indonesien (Development of Medical Physics Teaching and Research in Indonesia)” ini secara administrasi dikelola oleh Dr. sc. hum. Deni Hardiansyah dan dari pihak Universitas Ulm dikoordinasikan oleh Prof. Dr. Gerhard Glatting.
“Kegiatan ini berfokus pada kolaborasi mahasiswa program studi S2 Fisika Medis dan S3 Fisika bidang riset Fisika Medis dengan Universitas di Jerman untuk kegiatan pengembangan kurikulum, dan pelatihan teknis terkait Fisika Medis,” ujarnya, melalui siaran pers, Sabtu (29/4/2023).
Lihat Juga :