PGP Angkatan 6 Ditutup, Luluskan 7.890 Guru Penggerak
Sabtu, 03 Juni 2023 - 13:41 WIB
JAKARTA - Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan ke-6 resmi ditutup. Sebanyak 7.890 guru lulus jadi Guru Penggerak yang terdiri dari PGP Reguler dan PGP Rekognisi.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Kemendikbudristek Nunuk Suryani mengapresiasi perjuangan Guru Penggerak dari 136 Kab/Kota di 32 Provinsi di Indonesia yang telah menyelesaikan salah satu program Ditjen GTK dari Merdeka Belajar Episode Lima.
“Saya selalu percaya bahwa Guru Penggerak yang sudah melalui pendidikan ini adalah bagian dari para pemimpin pendidikan Indonesia di masa depan. Pemimpin-pemimpin pendidikan yang menjadikan kebutuhan murid sebagai petimbangan utama dalam setiap keputusan nantinya,” katanya, dikutip dari laman Kemendikbud, Sabtu (3/6/2023).
Baca juga: Jadwal Libur Sekolah Siswa SD-SMA Bulan Juni 2023 Ada 2 Long Weekend, Ini Infonya
Nunuk Suryani juga berharap agar Guru Penggerak yang sudah mengikuti program PGP dapat segera menggerakkan ekosistem pendidikan di dalam sekolah dan juga di wilayah kabupaten/kota masing-masing.
“Bersama rekan-rekan seperjuangan, yang sama-sama bergerak demi perbaikan pendidikan Indonesia, para Guru Penggerak bisa saling bersinergi dan berkolaborasi satu sama lain,” tegasnya.
Direktur Kepala Sekolah Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan, Praptono melaporkan, PGP angkatan keenam yang diselenggarakan sejak 24 Agustus 2022 sampai 13 Mei 2023 ini, telah meluluskan sebanyak 7.890 Guru Penggerak yang terdiri dari PGP Reguler dan PGP Rekognisi.
“Para Guru Penggerak yang telah selesai mengikuti program ini merupakan stok bagi Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengangkat mereka menjadi kepala sekolah maupun pengawas sekolah. Guru Penggerak ini sudah siap membawa perubahan dalam pendidikan kita,” katanya.
Baca juga: Anak Memiliki Peran Strategis dalam Mewujudkan Eksistensi Bangsa
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Kemendikbudristek Nunuk Suryani mengapresiasi perjuangan Guru Penggerak dari 136 Kab/Kota di 32 Provinsi di Indonesia yang telah menyelesaikan salah satu program Ditjen GTK dari Merdeka Belajar Episode Lima.
“Saya selalu percaya bahwa Guru Penggerak yang sudah melalui pendidikan ini adalah bagian dari para pemimpin pendidikan Indonesia di masa depan. Pemimpin-pemimpin pendidikan yang menjadikan kebutuhan murid sebagai petimbangan utama dalam setiap keputusan nantinya,” katanya, dikutip dari laman Kemendikbud, Sabtu (3/6/2023).
Baca juga: Jadwal Libur Sekolah Siswa SD-SMA Bulan Juni 2023 Ada 2 Long Weekend, Ini Infonya
Nunuk Suryani juga berharap agar Guru Penggerak yang sudah mengikuti program PGP dapat segera menggerakkan ekosistem pendidikan di dalam sekolah dan juga di wilayah kabupaten/kota masing-masing.
“Bersama rekan-rekan seperjuangan, yang sama-sama bergerak demi perbaikan pendidikan Indonesia, para Guru Penggerak bisa saling bersinergi dan berkolaborasi satu sama lain,” tegasnya.
Direktur Kepala Sekolah Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan, Praptono melaporkan, PGP angkatan keenam yang diselenggarakan sejak 24 Agustus 2022 sampai 13 Mei 2023 ini, telah meluluskan sebanyak 7.890 Guru Penggerak yang terdiri dari PGP Reguler dan PGP Rekognisi.
“Para Guru Penggerak yang telah selesai mengikuti program ini merupakan stok bagi Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengangkat mereka menjadi kepala sekolah maupun pengawas sekolah. Guru Penggerak ini sudah siap membawa perubahan dalam pendidikan kita,” katanya.
Baca juga: Anak Memiliki Peran Strategis dalam Mewujudkan Eksistensi Bangsa
tulis komentar anda