Mendikbud Apresiasi Kreativitas Guru di Bogor dalam Pelaksanaan PJJ
Kamis, 30 Juli 2020 - 19:38 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim, meninjau proses pembelajaran pada Tahun Ajaran Baru 2020/2021 di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Foto/Haryudi
BOGOR - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim , meninjau proses pembelajaran pada Tahun Ajaran Baru 2020/2021 di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat untuk mendengarkan aspirasi dari para guru .
Dalam kesempatan itu, Mendikbud mengungkapkan bahwa sejak April lalu Kemendikbud telah melakukan relaksasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membantu sekolah dalam melaksanakan prioritas, termasuk menunjang pembelajaran jarak jauh (PJJ). (Baca juga: Kunjungan Berakhir di SMA Muhammadiyah, Nadiem Sebut PJJ Punya 4 Masalah )
“Kami menyadari bahwa pelaksanaan pembelajaran jarak jauh bukan hal yang mudah. Apalagi dengan segala keterbatasan, baik infrastruktur berupa sinyal dan listrik, biaya, dan sebagainya. Oleh karena itu, silakan kepala sekolah membeli kebutuhan yang menjadi prioritas sekolah, misalnya pembelian pulsa untuk guru maupun siswa, hand sanitizer, dan lain-lain,” jelas Mendikbud dalam audiensi dengan guru di SDN 1 Polisi, Kota Bogor, pada Kamis (30/07/2020).
Guru kelas 6 di SDN 1 Polisi Kota Bogor, Rhiska Rachmawati, yang beraudiensi dengan Mendikbud menuturkan bahwa mereka sudah mendapatkan panduan pembelajaran, baik daring maupun luring dari Dinas Pendidikan Kota Bogor serta bantuan inspirasi konten dari sesama guru. (Baca juga: Bertemu Kemendikbud, KPK Beri Catatan Khusus Terkait POP )
Dalam kesempatan itu, Mendikbud mengungkapkan bahwa sejak April lalu Kemendikbud telah melakukan relaksasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membantu sekolah dalam melaksanakan prioritas, termasuk menunjang pembelajaran jarak jauh (PJJ). (Baca juga: Kunjungan Berakhir di SMA Muhammadiyah, Nadiem Sebut PJJ Punya 4 Masalah )
“Kami menyadari bahwa pelaksanaan pembelajaran jarak jauh bukan hal yang mudah. Apalagi dengan segala keterbatasan, baik infrastruktur berupa sinyal dan listrik, biaya, dan sebagainya. Oleh karena itu, silakan kepala sekolah membeli kebutuhan yang menjadi prioritas sekolah, misalnya pembelian pulsa untuk guru maupun siswa, hand sanitizer, dan lain-lain,” jelas Mendikbud dalam audiensi dengan guru di SDN 1 Polisi, Kota Bogor, pada Kamis (30/07/2020).
Guru kelas 6 di SDN 1 Polisi Kota Bogor, Rhiska Rachmawati, yang beraudiensi dengan Mendikbud menuturkan bahwa mereka sudah mendapatkan panduan pembelajaran, baik daring maupun luring dari Dinas Pendidikan Kota Bogor serta bantuan inspirasi konten dari sesama guru. (Baca juga: Bertemu Kemendikbud, KPK Beri Catatan Khusus Terkait POP )
Lihat Juga :