Pemerintah Siapkan 40 Sekolah Unggulan Garuda, Lulusannya Dapat Beasiswa LPDP
Senin, 30 Desember 2024 - 15:08 WIB
Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro mengungkapkan pemerintah akan membangun sebanyak 40 Sekolah Unggulan Garuda. Sekolah unggulan tersebut dimulai tahun 2025. Foto/Binti Mufarida
JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengungkapkan pemerintah akan membangun sebanyak 40 Sekolah Unggulan Garuda . Sekolah unggulan tersebut dimulai tahun 2025.
"Ada sedikit tambahan untuk Sekolah Unggulan Garuda sudah diproses untuk bisa dimulai awal tahun 2025 ini dengan adanya nanti satu Inpres dan Perpres untuk alasan hukum untuk Mendiktisainsek dapat mengeksekusi terwujudnya SMA Unggulan Garuda," kata Satryo di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Senin (30/12/2024).
Satryo menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Unggulan Garuda akan dimulai setelah proses dikeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) dan Peraturan Presiden (Perpres). Dia pun mengatakan sekolah-sekolah ini merupakan bentuk pengembangan dari Sekolah Menengah Atas (SMA). Lulusannya akan diarahkan untuk masuk perguruan tinggi kelas dunia.
Baca Juga: Beri Sinyal UN Ada Lagi, Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Tunggu Pengumuman, Sabar Ya
"Ada sedikit tambahan untuk Sekolah Unggulan Garuda sudah diproses untuk bisa dimulai awal tahun 2025 ini dengan adanya nanti satu Inpres dan Perpres untuk alasan hukum untuk Mendiktisainsek dapat mengeksekusi terwujudnya SMA Unggulan Garuda," kata Satryo di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Senin (30/12/2024).
Satryo menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Unggulan Garuda akan dimulai setelah proses dikeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) dan Peraturan Presiden (Perpres). Dia pun mengatakan sekolah-sekolah ini merupakan bentuk pengembangan dari Sekolah Menengah Atas (SMA). Lulusannya akan diarahkan untuk masuk perguruan tinggi kelas dunia.
Baca Juga: Beri Sinyal UN Ada Lagi, Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Tunggu Pengumuman, Sabar Ya
Lihat Juga :