10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru dari Ahli Harvard
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 10:08 WIB
Peneliti Harvard University meneliti sejumlah jurusan kuliah yang mengalami penurunan nilai dan program studi yang bakal diburu pasar kerja. Foto/ITB.
JAKARTA - Penelitian dari Harvard University meneliti sejumlah jurusan kuliah yang mengalami penurunan nilai dan program studi yang bakal diburu pasar kerja. Berikut ini ulasannya.
Menurut penelitian David J Deming dan Kadeem Noray (2020), sejumlah jurusan terapan seperti teknik, bisnis, dan ilmu komputer mengalami penurunan nilai seiring perjalanan karier karena obsolesensi keterampilan yang cepat.
Melansir Times of India, kedua ahli Harvard ini mencatat bahwa keunggulan gaji lulusan bidang teknologi menurun tajam jika tidak diimbangi peningkatan kompetensi.
Baca juga: UI Resmikan Prodi Sarjana Artificial Intelligence, Mulai Terima Mahasiswa di 2026
Laporan dari Harvard Business School dan pusat karier Ivy League awal 2025 juga menunjukkan semakin sulitnya lulusan MBA mendapatkan pekerjaan elite dengan cepat. Tren reset gelar yang dipublikasikan Harvard pada 2022 menegaskan bahwa banyak perusahaan mulai meninggalkan syarat gelar umum dan lebih memilih kandidat dengan keterampilan spesifik.
Selain itu, minat terhadap ilmu sosial dan humaniora terus menurun sejak 2013, berdasarkan laporan The Harvard Crimson. Mahasiswa kini lebih memilih bidang STEM dan program dengan jalur karier yang jelas.
Baca juga: 8 Peluang Kerja Jurusan Akuntansi dengan Gaji Fantastis, Bisa Tembus Rp20 Juta!
Menurut penelitian David J Deming dan Kadeem Noray (2020), sejumlah jurusan terapan seperti teknik, bisnis, dan ilmu komputer mengalami penurunan nilai seiring perjalanan karier karena obsolesensi keterampilan yang cepat.
Melansir Times of India, kedua ahli Harvard ini mencatat bahwa keunggulan gaji lulusan bidang teknologi menurun tajam jika tidak diimbangi peningkatan kompetensi.
Baca juga: UI Resmikan Prodi Sarjana Artificial Intelligence, Mulai Terima Mahasiswa di 2026
Laporan dari Harvard Business School dan pusat karier Ivy League awal 2025 juga menunjukkan semakin sulitnya lulusan MBA mendapatkan pekerjaan elite dengan cepat. Tren reset gelar yang dipublikasikan Harvard pada 2022 menegaskan bahwa banyak perusahaan mulai meninggalkan syarat gelar umum dan lebih memilih kandidat dengan keterampilan spesifik.
Selain itu, minat terhadap ilmu sosial dan humaniora terus menurun sejak 2013, berdasarkan laporan The Harvard Crimson. Mahasiswa kini lebih memilih bidang STEM dan program dengan jalur karier yang jelas.
Baca juga: 8 Peluang Kerja Jurusan Akuntansi dengan Gaji Fantastis, Bisa Tembus Rp20 Juta!
10 Jurusan yangTurun Pamor
1. Administrasi Bisnis dan MBA
Pasar kerja jenuh dan preferensi rekrutmen berubah2. Ilmu Komputer
Gaji awal tinggi, tetapi keterampilan cepat usang jika tidak diperbarui3. Teknik Mesin
Terdampak otomasi dan relokasi industri manufakturLihat Juga :