Gandeng Diaspora di AS-Kanada, ITS Gelar VPL Perkuat Pendidikan Indonesia
Jum'at, 02 Oktober 2020 - 13:12 WIB
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Foto/Ist
SURABAYA - Selama pandemi COVID-19, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar Virtual Public Lecture (VPL) . Kegiatan yang diinisiasi Atase Pendidikan & Kebudayaan KBRI Washington DC Amerika Serikat, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), dan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4) Amerika Serikat dan Kanada ini dimulai pekan ini.
VPL merupakan salah satu rangkaian program kerja sama antara para diaspora yang ada di Amerika Serikat dan Kanada dalam rangka memperkuat pendidikan tinggi Indonesia. Kegiatan kuliah tamu virtual ini adalah kegiatan yang berkesinambungan untuk mencapai kegiatan yang lebih besar di tahun depan, yaitu kerja sama university to university. (Baca juga: Program Permata Sakti, UGM Terima 492 Mahasiswa dari 29 Kampus Lain )
Kuliah virtual ini turut mengundang perwakilan dari 115 perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia yang memiliki jurusan selaras dengan tema kali ini. Perwakilan dari tiap PTN akan bergabung melalui media Zoom dan bisa berinteraksi langsung dengan narasumber. Kegiatan ini juga ditampilkan secara langsung di media sosial Facebook serta kanal Youtube, sehingga semua PTN yang terlibat bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan VPL.
Direktur Kemitraan Global ITS Dr Maria Anityasari ST ME menuturkan, pihaknya ditunjuk sebagai penyelenggara acara guna mendukung salah satu kegiatan internasionalisasi ini. Kegiatan yang berhasil mengundang 300 lebih peserta dari seluruh Indonesia ini akan berlangsung selama 11 pertemuan yang dilaksanakan secara paralel setiap hari Sabtu, hingga 19 Desember 2020 mendatang. Berbagai dosen dari perguruan tinggi ternama di Amerika Serikat dan Kanada diundang secara khusus untuk berbagi ilmu dan wawasan mengenai tema berbeda yang diangkat setiap minggunya. (Baca juga: 4 Tim Mahasiswa akan Ikut Ajang Debat Internasional di Korsel )
VPL merupakan salah satu rangkaian program kerja sama antara para diaspora yang ada di Amerika Serikat dan Kanada dalam rangka memperkuat pendidikan tinggi Indonesia. Kegiatan kuliah tamu virtual ini adalah kegiatan yang berkesinambungan untuk mencapai kegiatan yang lebih besar di tahun depan, yaitu kerja sama university to university. (Baca juga: Program Permata Sakti, UGM Terima 492 Mahasiswa dari 29 Kampus Lain )
Kuliah virtual ini turut mengundang perwakilan dari 115 perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia yang memiliki jurusan selaras dengan tema kali ini. Perwakilan dari tiap PTN akan bergabung melalui media Zoom dan bisa berinteraksi langsung dengan narasumber. Kegiatan ini juga ditampilkan secara langsung di media sosial Facebook serta kanal Youtube, sehingga semua PTN yang terlibat bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan VPL.
Direktur Kemitraan Global ITS Dr Maria Anityasari ST ME menuturkan, pihaknya ditunjuk sebagai penyelenggara acara guna mendukung salah satu kegiatan internasionalisasi ini. Kegiatan yang berhasil mengundang 300 lebih peserta dari seluruh Indonesia ini akan berlangsung selama 11 pertemuan yang dilaksanakan secara paralel setiap hari Sabtu, hingga 19 Desember 2020 mendatang. Berbagai dosen dari perguruan tinggi ternama di Amerika Serikat dan Kanada diundang secara khusus untuk berbagi ilmu dan wawasan mengenai tema berbeda yang diangkat setiap minggunya. (Baca juga: 4 Tim Mahasiswa akan Ikut Ajang Debat Internasional di Korsel )
Lihat Juga :