Mahasiswa ITS Teliti Membran Karbon Penyaring Gas Energi Terbarukan

Rabu, 21 Oktober 2020 - 18:24 WIB
Mahasiswa ITS, Alvin Rahmad Widyanto mengembangkan membran karbon serat berongga yang dapat digunakan dalam penyaringan gas hidrogen. Foto/Dok/Humas ITS
JAKARTA - Hidrogen banyak digadang-gadang menjadi sumber energi masa depan dan terbarukan dalam mengatasi ketergantungan terhadap sumber energi fosil saat ini. Hal tersebut mendorong mahasiswa Departemen Kimia Fakultas Sains dan Analitika Data, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Alvin Rahmad Widyanto untuk meneliti mengenai membran karbon serat berongga yang dapat digunakan dalam penyaringan gas hidrogen dan gas lainnya.

Melanjutkan penelitian Dr Triyanda Gunawan, Alvin menjelaskan, prinsip kerja dari membran karbon ini dengan menyaring gas yang masuk ke membran akan terpisahkan karena adanya perbedaan ukuran partikel pada setiap gas. Sehingga besar pori-pori membran harus memiliki ukuran yang tepat agar penyaringannya lebih maksimal. (Baca juga: Sisihkan 2.000 Universitas Dunia, Mahasiswa ITB Lolos Final Startup World Cup 2020 )



Gas-gas yang dapat tersaring pada membran tersebut mencakup H2/CO2 (hidrogen dengan karbon dioksida), N2/CH4 (nitrogen dengan metana), dan H2/CH4 (hidrogen dengan metana). Pada penelitian yang juga menjadi topik Tugas Akhirnya, Alvin lebih mempelajari mengenai pengaruh laju pemanasan pada proses pembuatan membran karbon terhadap ukuran pori-pori yang dihasilkan.

Berdasarkan penelitiannya, didapatkan bahwa laju pemanasan yang menghasilkan ukuran pori-pori terbaik didapatkan sebesar 3 derajat Celcius per menit. Sedangkan semakin kecil laju pemanasannya, ukuran pori yang dihasilkan juga semakin kecil. Sebaliknya, semakin besar laju pemanasannya, maka ukuran pori yang dihasilkan pun semakin besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!