FT-UI Ujicobakan Hasil Riset Biopestisida Palawija yang Aman dan Ampuh
Kamis, 22 Oktober 2020 - 11:41 WIB
Guru Besar FTUI Prof. Misri Gozan, beserta tim terjun langsung memperkenalkan hasil risetnya berupa Biopestisida berbasis tembakau, kepada petani di Desa Sembalun, Lombok Timur, NTB. Foto/ist
JAKARTA - Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) Prof. Misri Gozan, beserta tim terjun langsung memperkenalkan hasil risetnya berupa Biopestisida berbasis tembakau, Gogo Z Bio-01, kepada masyarakat petani di Desa Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat (pengmas) yang dilaksanakan oleh Prof. Misri dan tim sebagai upaya menangani permasalahan pertanian di Desa Sembalun, khususnya Dusun Dasan, yang mengalami penurunan hasil panen selama beberapa tahun terakhir. Sejumlah kegiatan yang dilakukan adalah uji coba lapangan, pelatihan dan focus group discussion (FGD) tentang Implementasi produk biopestisida tembakau di desa Sembalun, yang puncak kegiatannya dilaksanakan pada 16 Oktober 2020. (Baca juga: Sisihkan 2.000 Universitas Dunia, Mahasiswa ITB Lolos Final Startup World Cup 2020 )
Program pelatihan dan FGD mengusung tema utama “Pemanfaatan Biopestisida Produk Riset UI untuk Tanaman Palawija di Sembalun Lombok Timur.” Melalui pelatihan ini diharapkan hasil riset UI berupa biopestisida tembakau tersebut dapat diaplikasikan langsung oleh para petani sehingga mampu meningkatkan produktivitas.
Sebelumnya, pada Juli 2020, Prof. Misri dan tim telah melakukan uji coba lapangan Gogo Z Bio-01 di Desa Sembalun, Lombok Timur. Uji coba tersebut dilakukan dengan memberikan Gogo Z Bio-01 kepada petani secara cuma-cuma. Selain itu, Tim Pengmas FTUI juga menyediakan tenaga pendamping untuk memastikan bahwa penggunaan biopestisida sesuai dengan dosis yang telah ditentukan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat (pengmas) yang dilaksanakan oleh Prof. Misri dan tim sebagai upaya menangani permasalahan pertanian di Desa Sembalun, khususnya Dusun Dasan, yang mengalami penurunan hasil panen selama beberapa tahun terakhir. Sejumlah kegiatan yang dilakukan adalah uji coba lapangan, pelatihan dan focus group discussion (FGD) tentang Implementasi produk biopestisida tembakau di desa Sembalun, yang puncak kegiatannya dilaksanakan pada 16 Oktober 2020. (Baca juga: Sisihkan 2.000 Universitas Dunia, Mahasiswa ITB Lolos Final Startup World Cup 2020 )
Program pelatihan dan FGD mengusung tema utama “Pemanfaatan Biopestisida Produk Riset UI untuk Tanaman Palawija di Sembalun Lombok Timur.” Melalui pelatihan ini diharapkan hasil riset UI berupa biopestisida tembakau tersebut dapat diaplikasikan langsung oleh para petani sehingga mampu meningkatkan produktivitas.
Sebelumnya, pada Juli 2020, Prof. Misri dan tim telah melakukan uji coba lapangan Gogo Z Bio-01 di Desa Sembalun, Lombok Timur. Uji coba tersebut dilakukan dengan memberikan Gogo Z Bio-01 kepada petani secara cuma-cuma. Selain itu, Tim Pengmas FTUI juga menyediakan tenaga pendamping untuk memastikan bahwa penggunaan biopestisida sesuai dengan dosis yang telah ditentukan.
Lihat Juga :