PTM Mulai 2021, Sekolah di Depok Belum Terima Instruksi dari Pemkot
Selasa, 24 November 2020 - 11:11 WIB
Sejumlah siswa mengikuti proses belajar-mengajar dengan daring atau pembelajaran jarak jauh. Foto/Dok/SINDOnews
DEPOK - Pembelajaran jarak jauh (PJJ) sudah berlangsung selama sembilan bulan. Kurun tersebut banyak kendala dan keluhan yang dirasakan siswa, orang tua dan guru. Karena PJJ dianggap kurang optimal bagi siswa menerima materi pelajaran.
“Selama pandemi kurang lebih sembilan bulan PJJ emang tidak bisa optimal kita melakukan pembelajaran atau memberikan materi pada anak-anak,” kata Kepala Sekolah Dasar Tunas Global Depok, Taufiqurrahman, Senin (23/11/2020). (Baca juga: Siap-siap! Seleksi PPPK Guru Honorer Segera Dibuka )
Diakui dia ada banyak kendala yang terjadi selama PJJ. Baik dari siswa, orang tua dan guru. Namun pihaknya berupaya untuk mengatasinya dengan semaksimal mungkin. “Jadi kendalanya yang pertama penyampaian yang tidak bisa dipahami oleh siswa secara penuh sehingga dari pemahaman materi dirasa kurang,” tukasnya.
Kendala lainnya adalah soal penilaian. Karena penilaian yang dilakukan guru selama PJJ hanya sebatas kognitif saja. “Jadi penilaian ini guru juga menjadi tantangan itu juga sebagai kendala. Karena kami hanya mampu melaksanakan penilaian koginitif (pengetahuan) saja, sementara unsur keterampilan dan sikap dan tidak bisa kita lakukan secara optimal sehingga itu menjadi kendala kami,” akunya.
“Selama pandemi kurang lebih sembilan bulan PJJ emang tidak bisa optimal kita melakukan pembelajaran atau memberikan materi pada anak-anak,” kata Kepala Sekolah Dasar Tunas Global Depok, Taufiqurrahman, Senin (23/11/2020). (Baca juga: Siap-siap! Seleksi PPPK Guru Honorer Segera Dibuka )
Diakui dia ada banyak kendala yang terjadi selama PJJ. Baik dari siswa, orang tua dan guru. Namun pihaknya berupaya untuk mengatasinya dengan semaksimal mungkin. “Jadi kendalanya yang pertama penyampaian yang tidak bisa dipahami oleh siswa secara penuh sehingga dari pemahaman materi dirasa kurang,” tukasnya.
Kendala lainnya adalah soal penilaian. Karena penilaian yang dilakukan guru selama PJJ hanya sebatas kognitif saja. “Jadi penilaian ini guru juga menjadi tantangan itu juga sebagai kendala. Karena kami hanya mampu melaksanakan penilaian koginitif (pengetahuan) saja, sementara unsur keterampilan dan sikap dan tidak bisa kita lakukan secara optimal sehingga itu menjadi kendala kami,” akunya.
Lihat Juga :