Sambut Era Society 5.0, PGSD UMM Bahas Karakteristik Guru Kreatif Abad 21
Kamis, 04 Februari 2021 - 02:23 WIB
PGSD UMM mengadakan Seminar Nasional bertema Menyiapkan Pendidik Profesional di Era Society 5.0, Rabu (2/2). Foto/Dok/Humas UMM
JAKARTA - Mengutip Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Society 5.0 memiliki visi mengintegrasikan ruang maya dan ruang fisik untuk menciptakan masyarakat yang cerdas dan dewasa dalam menggunakan teknologi. Dalam hal tersebut, perguruan tinggi memiliki peran besar untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas.
Sebagai salah satu program studi yang melahirkan para pendidik, Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Malang ( PGSD UMM ) mengadakan Seminar Nasional bertema Menyiapkan Pendidik Profesional di Era Society 5.0, Rabu (2/2/2021). Baca juga: IPB University Buka Program Profesi Insinyur, Pendaftaran Hingga 21 Februari
Analisis Pelaksanaan Kurikulum Pendidikan Direktorat Sekolah Dasar, Dwi Nurani. menjelaskan bahwa tantangan para pendidik dalam menghadapi Industry 4.0 dan Society 5.0 sangat besar. Hal tersebut dikarenakan pendidik harus dapat mengikuti perkembangan teknologi yang dapat berubah dengan cepat.
“Ada beberapa tantangan yang dihadapi oleh para pendidik dalam menghadapi Society 5.0 dan pandemi Covid 19. Pertama adalah perkembangan teknologi yang sangat cepat. Kedua adalah kendala sinyal yang tidak merata. Ketiga perubahan kebiasaan dari luring ke daring,” papar Dwi.
Sebagai salah satu program studi yang melahirkan para pendidik, Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Malang ( PGSD UMM ) mengadakan Seminar Nasional bertema Menyiapkan Pendidik Profesional di Era Society 5.0, Rabu (2/2/2021). Baca juga: IPB University Buka Program Profesi Insinyur, Pendaftaran Hingga 21 Februari
Analisis Pelaksanaan Kurikulum Pendidikan Direktorat Sekolah Dasar, Dwi Nurani. menjelaskan bahwa tantangan para pendidik dalam menghadapi Industry 4.0 dan Society 5.0 sangat besar. Hal tersebut dikarenakan pendidik harus dapat mengikuti perkembangan teknologi yang dapat berubah dengan cepat.
“Ada beberapa tantangan yang dihadapi oleh para pendidik dalam menghadapi Society 5.0 dan pandemi Covid 19. Pertama adalah perkembangan teknologi yang sangat cepat. Kedua adalah kendala sinyal yang tidak merata. Ketiga perubahan kebiasaan dari luring ke daring,” papar Dwi.
Lihat Juga :