Pemotongan Dana BOS Berpengaruh terhadap Pendapatan Guru Honorer

Senin, 20 April 2020 - 09:40 WIB
Anggota DPR Fraksi PPP, Illiza Sa’adudin Djamal mengaku pihaknya mendapatkan laporan bahwa telah terjadi pemotongan pada anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
JAKARTA - Anggota DPR Fraksi PPP, Illiza Sa’adudin Djamal mengaku pihaknya mendapatkan laporan bahwa telah terjadi pemotongan pada anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Ia menyayangkan anggaran BOS ini dipotong meski dengan alasan adanya pademi virus Corona atau COVID-19.

"Karena seharusnya pemerintah memotong anggaran lain, bukan BOS," ujar Illiza kepada wartawan, Senin (20/4/2020).



Menurut dia, pemotongan anggaran BOS akan berpengaruh terhadap pendapatan guru honorer. Terlebih, gaji guru honorer masih berkisar Rp400 ribu-Rp1 juta. Hal ini akan berpengaruh kepada kesejahteraan guru, apalagi di tengah pandemi COVID-19 ini mereka membutuhkan dana yang cukup untuk menghadapi segala kemungkinan.

Dia mengatakan pemerintah bisa melakukan pemotongan anggaran di bidang infrastruktur, perjalanan dinas, kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) yang terkesan formalitas dan lainnya. Namun, bisa saja pemerintah menangguhkan anggaran pelatihan online yang mencapai Rp5,6 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!