Mahasiswa ITB Kembangkan Hand Sanitizer Organik dari Limbah Tani

Selasa, 11 Januari 2022 - 11:09 WIB
Mahasiswa Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati–Sains (SITH-S) mengembangkan hand sanitizer organik bernama Eco-Tizer yang berbahan dasar limbah hasil tani. Foto/Dok/ITB
JAKARTA - Mahasiswa Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati–Sains (SITH-S) mengembangkan hand sanitizer organik bernama Eco-Tizer yang berbahan dasar limbah hasil tani. Kegiatan ini dilakukan di Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Bandung Barat. Pembuatan Eco-Tizer itu merupakan hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa pada 6–14 November 2021 lalu.

Mahasiswa yang terdiri dari jurusan mikrobiologi dan biologi ini juga mengedukasi masyarakat akan bahayanya pandemi Covid-19 dan pentingnya menjaga kebersihan saat ini. Selain mengedukasi masyarakat tentang bahaya pandemi, mereka juga membimbing warga desa untuk bisa membuat penyanitasi berbahan organik yang berasal dari sisa panen mereka.



Baca juga: Ini Rincian Biaya Kuliah Jurusan Kedokteran di 6 PTN Favorit

Kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Seluruh tim juga sudah melakukan tes swab sebelum pergi ke desa. Kegiatan ini diawali dengan pembuatan eco-enzyme selama 8-10 hari. Eo-enzyme ini berasal dari limbah tani warga berupa selada yang sudah jatuh bagian luarnya. Setelah eco-enzyme selesai dibuat, kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan hand sanitizer berbasis eco-enzyme.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!