Dukung Program Kampus Merdeka, Mahasiswa Magang di Industri Pulp dan Kertas
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 20:23 WIB
Dukung program Kampus Merdeka, APP Sinar Mas kenalkan industri pulp dan kertas berkelanjutan kepada mahasiswa. Foto/Istimewa.
JAKARTA - Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka ( MBKM ) terus mendapat dukungan dari dunia industri. Kali ini melalui Program Kolaborasi Kepemimpinan 44 mahasiswa dari berbagai universitas menjalani magang dan mengenal industri pulp dan kertas berkelanjutan di Asia Pulp & Paper (APP).
"Kami mendukung program yang diinisiasi oleh Kemendikbudristek ini, selain para mahasiswa mendapat pengalaman kerja secara langsung di lapangan, juga dapat mendalami industri pulp dan kertas yang berkelanjutan," ungkap Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata, melalui siaran pers, Jumat (19/8/2022).
Baca juga: 8 Fakta Sekolah Kedinasan di PKN STAN, dari Kuliah Gratis hingga Uang Saku
Suhendra juga menambahkan, industri pulp dan kertas merupakan salah satu industri strategis nasional. Berdasarkan data dari Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) tahun 2020 dan 2021, saat ini Indonesia berada di peringkat 1 ASEAN, peringkat 3 untuk pulp dan peringkat 4 untuk kertas di tingkat Asia, serta peringkat 8 untuk pulp dan peringkat 6 untuk kertas ditingkat dunia dengan kontribusi 3,84 persen untuk GDP non migas.
"Kami mendukung program yang diinisiasi oleh Kemendikbudristek ini, selain para mahasiswa mendapat pengalaman kerja secara langsung di lapangan, juga dapat mendalami industri pulp dan kertas yang berkelanjutan," ungkap Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata, melalui siaran pers, Jumat (19/8/2022).
Baca juga: 8 Fakta Sekolah Kedinasan di PKN STAN, dari Kuliah Gratis hingga Uang Saku
Suhendra juga menambahkan, industri pulp dan kertas merupakan salah satu industri strategis nasional. Berdasarkan data dari Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) tahun 2020 dan 2021, saat ini Indonesia berada di peringkat 1 ASEAN, peringkat 3 untuk pulp dan peringkat 4 untuk kertas di tingkat Asia, serta peringkat 8 untuk pulp dan peringkat 6 untuk kertas ditingkat dunia dengan kontribusi 3,84 persen untuk GDP non migas.
Lihat Juga :