Program SMK PK SPD Perkuat Kemitraan Industri dan Pendidikan Vokasi
Selasa, 07 Februari 2023 - 16:41 WIB
loading...
Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati. Foto/BKHM Kemendikbudristek.
A
A
A
JAKARTA - Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi kembali melaksanakan Program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan Skema Pemadanan Dukungan ( SMK PK SPD) 2023. Tahun ini, jumlah industri pendaftar program sebanyak 2.559 industri, naik signifikan dari tahun sebelumnya.
Peningkatan jumlah pendaftar tersebut turut disertai dengan melonjaknya nilai ajuan investasi industri, yaitu mencapai Rp2,3 triliun. Sementara pada SMK PK SPD tahun 2022, industri yang terlibat adalah 349 industri dengan total investasi Rp439,25 miliar.
Sementara jumlah pendaftar industri beserta ajuan nilai investasi tersebut diperoleh selama proses pendaftaran yang ditutup 20 Januari 2023 lalu melalui aplikasi Takola.
Menanggapi tingginya antusiasme industri pada Program SMK PK SPD 2023, Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati mengatakan bahwa peningkatan angka tersebut tidak terlepas dari kesuksesan penyelenggaraan SMK PK SPD sebelumnya. Industri mulai merasakan manfaat langsung program sehingga menyebabkan kepercayaan (trust) terhadap pendidikan vokasi meningkat.
Baca juga: Sekolah Mau Ikut Kurikulum Merdeka? Baca Petunjuk Pendaftarannya
“Program SMK PK Skema Pemadanan Dukungan merupakan upaya transformasi pendidikan vokasi untuk mendorong satuan pendidikan vokasi mampu menyelenggarakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Oleh karena itu, melonjaknya jumlah industri pendaftar menjadi sinyal positif peningkatan trust industri, serta terjadinya kemitraan yang organik di tingkat satuan pendidikan vokasi,” katanya, dalam keterangan resmi, Selasa (7/2/2023).
Peningkatan jumlah pendaftar tersebut turut disertai dengan melonjaknya nilai ajuan investasi industri, yaitu mencapai Rp2,3 triliun. Sementara pada SMK PK SPD tahun 2022, industri yang terlibat adalah 349 industri dengan total investasi Rp439,25 miliar.
Sementara jumlah pendaftar industri beserta ajuan nilai investasi tersebut diperoleh selama proses pendaftaran yang ditutup 20 Januari 2023 lalu melalui aplikasi Takola.
Menanggapi tingginya antusiasme industri pada Program SMK PK SPD 2023, Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati mengatakan bahwa peningkatan angka tersebut tidak terlepas dari kesuksesan penyelenggaraan SMK PK SPD sebelumnya. Industri mulai merasakan manfaat langsung program sehingga menyebabkan kepercayaan (trust) terhadap pendidikan vokasi meningkat.
Baca juga: Sekolah Mau Ikut Kurikulum Merdeka? Baca Petunjuk Pendaftarannya
“Program SMK PK Skema Pemadanan Dukungan merupakan upaya transformasi pendidikan vokasi untuk mendorong satuan pendidikan vokasi mampu menyelenggarakan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Oleh karena itu, melonjaknya jumlah industri pendaftar menjadi sinyal positif peningkatan trust industri, serta terjadinya kemitraan yang organik di tingkat satuan pendidikan vokasi,” katanya, dalam keterangan resmi, Selasa (7/2/2023).
Lihat Juga :