Singkirkan ITB dan UI, Tim UPER Juara Kompetisi Internasional Undergraduate Geophysics

Senin, 27 Februari 2023 - 10:07 WIB
loading...
Singkirkan ITB dan UI,...
Muhammaf Rafif Athalah, Rahmayani, dan Ivan Marcelino Purba saat mengikuti kompetisi International Undergraduate Geophysics Competition di ITB. Foto/Dok/Humas UPER
A A A
JAKARTA - Mahasiswa Teknik Geofisika Universitas Pertamina ( UPER ), berhasil meraih juara pertama dalam International Undergraduate Geophysics Competition kategori Interpretasi Seismik untuk Carbon Capture and Storage (CCS).

Tim UPER yang terdiri dari Muhammad Rafif Athalah, Ivan Marcelino Purba, dan Rahmayani, berhasil menjuarai kompetisi internasional yang helat oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 29 Januari 2023.

Baca juga: Kompak! Ibu dan Anak Raih Gelar Doktor dari UNS dengan Nilai IPK Sama-sama Cumlaude

Di ajang perlombaan ini, Rafif dan kawan-kawan, berhasil mengungguli dua tim dari Institut Teknologi Bandung yang meraih posisi Juara 2 dan Juara 3.

termasuk menyingkirkan perwakilan dari universitas kenamaan Indonesia lainnya seperti Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Brawijaya, dan Universitas Syiah Kuala.

“Dalam kompetisi ini, kami ditantang untuk menganalisis serangkaian data bawah permukaan dari beberapa sumur dan lintasan penampang seismik. Dari data tersebut, kami harus menentukan daerah yang cocok diinjeksikan CO2 ke bawah permukaan bumi serta potensi kapasitas penyimpanan CO2 dalam penerapan teknologi CCS,” kata Rafif yang merupakan ketua tim.

Baca juga: Mau Kuliah S2 Gratis ke Belanda? Intip Beasiswa Ini

Agar CCS dapat diterapkan dengan baik dan aman, Rafif menjelaskan, ada sekumpulan kriteria yang harus diperhatikan, salah satunya harus memerhatikan struktur geologi bawah permukaan pada area penelitian.

Formasi yang akan diinjeksikan CO2 tidak boleh berada pada sesar atau patahan yang bersifat konduit (jalur rekahan) karena tanah di jalur ini cenderung tidak stabil. Jika terjadi reaktivasi pada sesar tersebut kemungkinan bisa menyebabkan kebocoran CO2.

Rafif menambahkan, ia dan tim menganalisis data menggunakan referensi kalkulasi dari Department of Energy Norwegia. Dari hasil analisis ini, mereka belajar bagaimana kriteria sebuah formasi yang cocok untuk menyimpan CO2 dalam bentuk fluida super-kritikal, berapa ukuran tebal batuan penudungnya, serta kriteria lain yang menunjang keselamatan penyimpanan CO2 di bawah permukaan.

“Berdasarkan analisis struktur, kami mengetahui bahwa pada formasi pertama, reservoir berada di kedalaman dangkal sehingga biaya operasional menjadi lebih murah. Di sisi lain, pada formasi ini terdapat banyak sesar. Sedangkan pada formasi kedua, tidak ditemukan banyak sesar, namun reservoir berada di kedalaman yang dalam sehingga biaya operasional cenderung lebih mahal. Maka dari itu, kami merekomendasikan injeksi dilakukan pada formasi kedua agar injeksi CO2 lebih aman,” ungkap Rafif.

Muhammad Husni Mubarak Lubis, S.T., MS., selaku dosen pembimbing Rafif dan tim mengapresiasi capaian ketiga mahasiswa tersebut. “Partisipasi mahasiswa dalam ajang kompetisi seperti ini sangat baik untuk mengasah hard skill sekaligus soft skill mahasiswa. Karena dalam kompetisi tentu mahasiswa akan berlatih melakukan analisis data juga bekerja sebagai tim dan mengelola sebuah proyek,” pungkasnya.

Bagi siswa-siswi yang ingin menjadi ahli ilmu kebumian dapat bergabung di Program Studi Teknik Geofisika Universitas Pertamina (UPER). Saat ini, kampus besutan PT Pertamina (Persero) tersebut kembali membuka pendaftaran Seleksi Nilai Rapor (Non Tes) periode Februari untuk Tahun Akademik 2023/2024. Informasi lengkap terkait program studi serta syarat dan ketentuan pendaftaran dapat mengunjungi laman https://pmb.universitaspertamina.ac.id/
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Rekomendasi
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Berita Terkini
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved