Gelar Doktor Kehormatan dari UB Jadi Penyemangat Menteri BUMN Teruskan Pengabdian ke Indonesia
Jum'at, 03 Maret 2023 - 23:20 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir saat menerima gelar Doktor Kehormatan oleh Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang, Jumat (3/3/2023). Foto/Dok/Humas UB
A
A
A
MALANG - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku mendapat energi tambahan usai diberi gelar Doktor Honoris Causa (DHC) dari Universitas Brawijaya (UB).
Energi tambahan ini, lanjut Erick, nantinya akan dimanfaatkannya sebagai pejabat publik untuk mencetuskan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada bangsa dan negara.
Baca juga: Menteri BUMN Erick Thohir Diganjar Gelar Doktor Kehormatan oleh Universitas Brawijaya
"Ini sebuah hal yang terus mendorong saya untuk mengabdi, untuk bangsa dan negara yang selama ini lebih banyak di dunia usaha atau olahraga atau media," kata Erick Thohir usai pengukuhan gelar Doktor Honoris Causa di Universitas Brawijaya, Malang, Jumat (3/3/2023).
Menurutnya, gelar Doktor Honoris Causa ini juga menjadi sebuah kehormatan baginya yang kini akhirnya mendalami keilmuan baru manajemen strategi, yang sebelumnya ia lebih belajar kepada bidang bisnis saja.
"Manajemen strategi yang sesuatu keilmuan yang memang saya sangat mendalami, yang sebelumnya saya mungkin sekolahnya lebih kepada bidang bisnis saja," ucap menteri berusia 52 tahun ini.
Baca juga: Lowongan Kerja BUMN Berdikari Terbaru, Simak Posisi dan Persyaratannya!
Energi tambahan ini, lanjut Erick, nantinya akan dimanfaatkannya sebagai pejabat publik untuk mencetuskan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada bangsa dan negara.
Baca juga: Menteri BUMN Erick Thohir Diganjar Gelar Doktor Kehormatan oleh Universitas Brawijaya
"Ini sebuah hal yang terus mendorong saya untuk mengabdi, untuk bangsa dan negara yang selama ini lebih banyak di dunia usaha atau olahraga atau media," kata Erick Thohir usai pengukuhan gelar Doktor Honoris Causa di Universitas Brawijaya, Malang, Jumat (3/3/2023).
Menurutnya, gelar Doktor Honoris Causa ini juga menjadi sebuah kehormatan baginya yang kini akhirnya mendalami keilmuan baru manajemen strategi, yang sebelumnya ia lebih belajar kepada bidang bisnis saja.
"Manajemen strategi yang sesuatu keilmuan yang memang saya sangat mendalami, yang sebelumnya saya mungkin sekolahnya lebih kepada bidang bisnis saja," ucap menteri berusia 52 tahun ini.
Baca juga: Lowongan Kerja BUMN Berdikari Terbaru, Simak Posisi dan Persyaratannya!
Lihat Juga :