SPAN-PTKIN 2023, UIN Yogyakarta Paling Diminati Calon Mahasiswa
Selasa, 14 Maret 2023 - 08:46 WIB
loading...
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Al Makin. Foto/Dok/UIN Suka
A
A
A
JAKARTA - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang paling diminati oleh calon mahasiswa baru.
Hal itu terlihat dari data jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional ( SPAN-PTKIN ) tahun 2023. Di mana, total ada 31.931 calon mahasiswa yang mendaftar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Baca juga: Dies Natalis Ke-53, UIN Walisongo Kukuhkan 3 Guru Besar Rumpun Keagamaan
Rekap pendaftar SPAN-UM PTKIN ini dirilis Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN pada 7 Maret 2023 melalui laman resminya.
SPAN-PTKIN merupakan pola seleksi nasional untuk seluruh perguruan tinggi dalam satu sistem yang terpadu bagi siswa MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu'adalah Muallimin/Mua'dalah Salafiyah yang duduk di kelas terakhir tahun 2023.
Seleksi ini berdasarkan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain berupa portofolio, tanpa ujian tertulis. Biaya pelaksanaan SPAN-PTKIN ditanggung oleh pemerintah, sehingga siswa tidak dipungut biaya pendaftaran.
Hal itu terlihat dari data jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional ( SPAN-PTKIN ) tahun 2023. Di mana, total ada 31.931 calon mahasiswa yang mendaftar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Baca juga: Dies Natalis Ke-53, UIN Walisongo Kukuhkan 3 Guru Besar Rumpun Keagamaan
Rekap pendaftar SPAN-UM PTKIN ini dirilis Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN pada 7 Maret 2023 melalui laman resminya.
SPAN-PTKIN merupakan pola seleksi nasional untuk seluruh perguruan tinggi dalam satu sistem yang terpadu bagi siswa MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu'adalah Muallimin/Mua'dalah Salafiyah yang duduk di kelas terakhir tahun 2023.
Seleksi ini berdasarkan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain berupa portofolio, tanpa ujian tertulis. Biaya pelaksanaan SPAN-PTKIN ditanggung oleh pemerintah, sehingga siswa tidak dipungut biaya pendaftaran.
Lihat Juga :