Undip Buka Prodi Baru K3, Daftar di Ujian Mandiri, Prospek Kerja Luas
Senin, 22 Mei 2023 - 08:12 WIB
loading...
Universitas Diponegoro (Undip) membuka prodi S1 K3. Foto/Dok/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Universitas Diponegoro (Undip) membuka prodi baru Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Prodi yang bisa dipilih di seleksi mandiri ini memiliki prospek kerja luas di swasta hingga pemerintah.
Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Dr. Budiyono menjelaskan mengenai perlunya dibuka prodi K3 di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undip. Menurutnya, tujuan K3 adalah menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Sementara untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, lanjutnya, terlebih dulu harus memiliki pemahaman dan keterampilan yang mencakup pengenalan, pengendalian terhadap faktor-faktor yang dapat membahayakan.
Bahaya tersebut seperti bahaya fisik (contohnya kecelakaan mesin atau perangkat yang beraliran listrik), bahaya kimia (contohnya paparan dari bahan kimia yang beracun), bahaya biologi (contohnya penyakit menular), juga faktor-faktor psikososial seperti stres kerja.
Baca juga: Ujian Mandiri CBT UGM 2023 Dibuka, Daftar Hari Ini
“Dengan banyaknya risiko di lingkungan kerja tersebut, maka semua sektor pekerjaan harus mengendalikan risiko tersebut agar tidak menimbulkan ganguan kesehatan maupun mengancam keselamatan pekerja,” katanya, dikutip dari laman Undip, Senin (22/5/2023).
Untuk itu seluruh sektor pekerjaan membutuhkan tenaga yang profesional yang bertanggung jawab mengelola keselamatan dan kesehatan kerja. Hal tersebut yang mendorong perlu dibukanya prodi S1 K3 yang menghasilkan lulusan guna merespon ketutuhan tenaga K3 tersebut.
Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Dr. Budiyono menjelaskan mengenai perlunya dibuka prodi K3 di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undip. Menurutnya, tujuan K3 adalah menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Sementara untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, lanjutnya, terlebih dulu harus memiliki pemahaman dan keterampilan yang mencakup pengenalan, pengendalian terhadap faktor-faktor yang dapat membahayakan.
Bahaya tersebut seperti bahaya fisik (contohnya kecelakaan mesin atau perangkat yang beraliran listrik), bahaya kimia (contohnya paparan dari bahan kimia yang beracun), bahaya biologi (contohnya penyakit menular), juga faktor-faktor psikososial seperti stres kerja.
Baca juga: Ujian Mandiri CBT UGM 2023 Dibuka, Daftar Hari Ini
“Dengan banyaknya risiko di lingkungan kerja tersebut, maka semua sektor pekerjaan harus mengendalikan risiko tersebut agar tidak menimbulkan ganguan kesehatan maupun mengancam keselamatan pekerja,” katanya, dikutip dari laman Undip, Senin (22/5/2023).
Untuk itu seluruh sektor pekerjaan membutuhkan tenaga yang profesional yang bertanggung jawab mengelola keselamatan dan kesehatan kerja. Hal tersebut yang mendorong perlu dibukanya prodi S1 K3 yang menghasilkan lulusan guna merespon ketutuhan tenaga K3 tersebut.
Lihat Juga :