Penguatan Literasi Masyarakat Perlu Kolaborasi Semua Pemangku Kepentingan
Kamis, 22 Juni 2023 - 01:03 WIB
loading...
Stakeholders Meeting Nasional (SHM) dihadiri 695 peserta onsite dan 1.000 peserta secara virtual. Foto/Perpusnas.
A
A
A
JAKARTA - Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang digawangi Perpustakaan Nasional RI ( Perpusnas ) menjadi salah satu solusi cerdas pemulihan ekonomi masyarakat, utamanya di masa pascapandemi Covid-19. Meski demikian, diperlukan kolaborasi dan sinergi antar pemangku kepentingan dalam membangun literasi masyarakat.
“Stakeholders Meeting mempertemukan para pemangku kepentingan untuk dapat berkolaborasi atau bersinergi dalam membangun literasi masyarakat,” beber Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando pada Stakeholders Meeting Nasional (SHM), dalam keterangan resmi, Rabu, (21/6/2023).
Baca juga: Megawati: Universitas Pattimura Maluku Bisa Jadi Pusat Oseanografi Terbesar di Asia Tenggara
Tugas mencerdaskan anak bangsa adalah tugas bersama. Karena bangsa yang cerdas akan memberikan kesejahteraan. Indonesia mulai saat ini harus berani bersaing dengan negara lain.
“Kita jangan lagi terperdaya dengan mengirimkan bahan baku lalu kemudian diolah di negara lain, dan kembali dijual di dalam negeri. Maka itu, penguasaan teknologi menjadi penting,” tambahnya.
“Stakeholders Meeting mempertemukan para pemangku kepentingan untuk dapat berkolaborasi atau bersinergi dalam membangun literasi masyarakat,” beber Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando pada Stakeholders Meeting Nasional (SHM), dalam keterangan resmi, Rabu, (21/6/2023).
Baca juga: Megawati: Universitas Pattimura Maluku Bisa Jadi Pusat Oseanografi Terbesar di Asia Tenggara
Tugas mencerdaskan anak bangsa adalah tugas bersama. Karena bangsa yang cerdas akan memberikan kesejahteraan. Indonesia mulai saat ini harus berani bersaing dengan negara lain.
“Kita jangan lagi terperdaya dengan mengirimkan bahan baku lalu kemudian diolah di negara lain, dan kembali dijual di dalam negeri. Maka itu, penguasaan teknologi menjadi penting,” tambahnya.
Lihat Juga :