Muhammadiyah Nyatakan Tak Terlibat Evaluasi Lanjutan POP
Senin, 27 Juli 2020 - 14:52 WIB
loading...
Foto/ilustrasi.ist
A
A
A
JAKARTA - Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PP Muhammadiyah menegaskan tidak terlibat dalam evaluasi lanjutan Program Organisasi Penggerak (POP). Mereka secara internal ingin fokus untuk peningkatan kapasitas sumber daya pendidikan.
”Dengan sumber daya internal kami akan tetap membantu pemerintah meningkatkan kapasitas sumber daya pendidikan di Indonesia termasuk di lingkungan persarikatan Muhammadiyah ,” kata Ketua Majelis Diksasmen PP Muhammadiyah Baedhowi melalui keterangan tertulis yang diterima SINDONews, Senin (27/7).
(Baca: FSGI Nilai Program Organisasi Penggerak Tidak Efektif Dilaksanakan di Tengah Pandemi)
POP menjadi polemik karena tiga organisasi besar mundur dari program tersebut. Atas desakan publik yang kian besar termasuk dari Komisi X DPR RI akhirnya Kemendikbud melakukan taklimat media pada Jumat lalu (24/07/20).
Dalam keterangannya Mendikbud akan melakukan evaluasi lanjutan terhadap POP secara intensif selama 3-4 minggu ke depan dengan melibatkan organisasi masyarakat yang selama ini telah berperan dan berkiprah bagi pendidikan Indonesia.
”Dengan sumber daya internal kami akan tetap membantu pemerintah meningkatkan kapasitas sumber daya pendidikan di Indonesia termasuk di lingkungan persarikatan Muhammadiyah ,” kata Ketua Majelis Diksasmen PP Muhammadiyah Baedhowi melalui keterangan tertulis yang diterima SINDONews, Senin (27/7).
(Baca: FSGI Nilai Program Organisasi Penggerak Tidak Efektif Dilaksanakan di Tengah Pandemi)
POP menjadi polemik karena tiga organisasi besar mundur dari program tersebut. Atas desakan publik yang kian besar termasuk dari Komisi X DPR RI akhirnya Kemendikbud melakukan taklimat media pada Jumat lalu (24/07/20).
Dalam keterangannya Mendikbud akan melakukan evaluasi lanjutan terhadap POP secara intensif selama 3-4 minggu ke depan dengan melibatkan organisasi masyarakat yang selama ini telah berperan dan berkiprah bagi pendidikan Indonesia.
Lihat Juga :