Pemerintah Tambah Kuota Beasiswa Dokter Spesialis hingga 2024, Cek Syaratnya

Rabu, 19 Juli 2023 - 15:30 WIB
loading...
Pemerintah Tambah Kuota...
Untuk menambal kekurangan dokter spesialis, Kemenkes bersama LPDP menambah kuota beasiswa dokter spesialis hingga 2024. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menambah kuota beasiswa dokter spesialis dalam jumlah besar. Beasiswa tersebut ditujukan untuk program pendidikan dokter spesialis, sub-spesialis, dokter gigi spesialis, serta fellowship lulusan luar negeri.

"Kurangnya dokter spesialis itu nyata. Masyarakat hingga kini sulit untuk mendapatkan akses ke dokter. Untuk itu pemerintah ingin mempercepat produksi dokter spesialis sehingga kekurangannya dapat segera diatasi, salah satunya melalui pemberian beasiswa ini," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam siaran persnya, Senin (13/2/2023).

Menurut data Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), per 6 Desember 2022 baru ada sekitar 54.100 dokter spesialis di dalam negeri.
Angka tersebut mencakup seluruh dokter dari 47 kelompok spesialisasi, mulai dari spesialis anak (Sp.A), spesialis bedah (Sp.B), sampai kelompok spesialis gigi seperti spesialis ortodonti (Sp.Ort) dan odontologi forensik (Sp.OF).

Kuota Beasiswa Kemenkes dan LPDP untuk Pendidikan Dokter Spesialis (2022-2024)

Tahun 2022 600 kuota

Tahun 2023 1.600 kuota

Tahun 2024 2.500 kuota

Persyaratan Masing-Masing Beasiswa

1.Beasiswa Dokter Spesialis-Subspesialis/ Dokter Gigi Spesialis

• Rekruitmen dilaksanakan 2 (dua) kali dalam setahun yang diperuntukkan bagi PNS dan Non ASN yang telah memiliki rekomendasi dari rumah sakit pemerintah dan telah mendaftar di salah satu dari 16 Fakultas Kedokteran dalam Negeri (Akreditasi A dan B) yang telah bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan.

• Pendaftaran melalui link bandikdok.kemkes.go.id

• Prodi Peminatan adalah yang berhubungan dengan layanan KJSU dan KIA.

Tahapan seleksi :

A. Seleksi Administrasi
B. Seleksi Akademik sesuai di FK
C. Penetapan dan Pengumuman

Baca juga: 4 Beasiswa Dokter Spesialis Jenjang S1 dan S2 Favorit, Tertarik Daftar?

2. Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis

• Praktik Spesialis min 2 tahun

• STR dan SIP dokter spesialis

• Menyerahkan SIP ke RS Penyelenggara

• Izin dari RS Pengusul

• Rekom Kolegium

• Bersedia mengabdi minimal 2 th di RS Pengusul

3. Beasiswa untuk Calon Dokter dan Dokter Gigi

• Di prioritaskan untuk daerah terpencil, perbatasan, kepulauan, daerah tertinggal, daerah bermasalah kesehatan dan daerah prioritas yang masih kurang dan tidak ada dokter dan dokter gigi.

• Peserta berasal dari Lulusan SMA / Sederajat, mahasiswa Sarjana Kedokteran / Kedokteran Gigi dan Mahasiwa Profesi Kedokteran / Kedokteran Gigi.

• Peserta beasiswa afirmasi dokter atau dokter gigi akan mendapatkan Biaya Pendidikan, Biaya hidup dan biaya operasional, biaya buku atau referensi sesuai SBM tahun berjalan, Biaya Penelitian sesuai anggaran Kemenkes.

4.Beasiswa Pendidikan bagi SDM Kesehatan

• Kemenkes memberikan bantuan beasiswa Pendidikan kepada SDM Kesehatan, untuk ditingkatkan kualifikasinya, khususnya bagi pegawai yang berstatus PNS.

• Bantuan beasiswa diberikan untuk semua Jenjang Pendidikan (D4,SI,Profesi,S2 dan S3)

5. Beasiswa Program Afirmasi Pendidikan Tinggi Tenaga Kesehatan (PADINAKES)

• PADINAKES adalah pemberian bantuan biaya pendidikan bagi putra putri Indonesia diutamakan dari DTPK dan DBK untuk memperoleh pendidikan tinggi di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes dan melaksanakan pendayagunaan setelah menyelesaikan Pendidikan.

• Program PADINAKES dimulai sejak tahun 2021 dan rekrutmen dilakukan pada peserta lulusan SMA (mahasiswa 0 tahun) dan pada peserta mahasiswa yang sedang menempuh Pendidikan tahun terakhir di Poltekkes Kemenkes.

Jumlah Kuota Program Studi/Prodi Beasiswa Kedokteran pada 2023

Sementara di 2023, Kemenkes telah menambahkan kuota beasiswa kedokteran dan fellowship sebanyak 82 program studi (prodi). Jumlah ini bertambah dari sebelumnya 47 prodi di tahun 2022.

Baca juga: 10 Jurusan Kuliah Pendidikan Dokter yang Ramai Peminat, Lengkap dengan Daya Tampung untuk SNBT 2023

Penambahan kuota beasiswa dan fellowship tersebut bertujuan untuk memenuhi dan memeratakan layanan dokter spesialis, seperti kanker, jantung, stroke, uro-nefrologi dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Berikut rincian jumlah kuota prodi beasiswa Kedokteran 2023 dari Kemenkes:

1.Dokter Spesialis Layanan 2

2.Dokter Fellowship 29

3.Dokter Spesialis dan Sub-Spesialis 51

Total 82

5 Provinsi dengan Jumlah Dokter Spesialis Terbesar di Indonesia (per 6 Desember 2022)

1. DKI Jakarta (8.863 dokter spesialis, 1.254 dokter spesialis gigi)

2. Jawa Timur (6.677 dokter spesialis, 1.023 dokter spesialis gigi)

3. Jawa Barat (6.459 dokter spesialis, 835 dokter spesialis gigi)

4. Jawa Tengah (4.714 dokter spesialis, 289 dokter spesialis gigi)

5. Sumatera Utara (2.980 dokter spesialis, 198 dokter spesialis gigi)
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Rekomendasi
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Berita Terkini
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Infografis
Daftar Gaji PPPK 2025...
Daftar Gaji PPPK 2025 Golongan 1 hingga 17, Cek Nominalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved