Anggaran dipotong, Kemenag Batal Kurangi Biaya SPP untuk Siswa dan Mahasiswa

Rabu, 29 April 2020 - 17:39 WIB
loading...
Anggaran dipotong, Kemenag...
Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi membenarkan rencana Kemenag mengurangi biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) di sekolah dan perguruan tinggi tertunda. Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Rencana Kementerian Agama (Kemenag) mengurangi biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) di sekolah dan perguruan tinggi di bawah kendalinya tertunda. Ini disebabkan adanya pemotongan anggaran oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi membenarkan hal itu. Dia menceritakan awalnya kemenag ingin mengurangi beban siswa dan mahasiswa di tengah pandemi COVID-19.

Kemenag sudah menghitung risiko akan adanya kekurangan pemasukan ke lembaga pendidikan. Nanti kekurangan itu akan ditutupi dana dari kementerian.

Bahkan, Kemenag sudah menyiapkan surat edaran untuk dibagikan ke sekolah dan perguruan tinggi dibawahnya kendalinya. Namun, rencana itu batal.

“Tiba-tiba, kami mendapatkan pemotongan anggaran dari Kementerian Keuangan untuk penanganan COVID-19 Rp2,6 triliun. Angka itu besar sehingga surat edaran tidak jadi keluar,” ujarnya dalam video conference di Jakarta, Rabu (29/04/2020).

Purnawirawan bintang tiga itu menyatakan untuk sementara siswa dan mahasiswa membayar SPP secara normal. Pihaknya tengah menggodok langkah selanjutnya untuk mengatasi masalah ini dan berusaha komunikasi dengan Kemenkeu.

Rencana pengurangan biaya SPP itu, menurut Fachrul, wajar karena mahasiswa tidak lagi datang ke sekolah atau kampus dan tidak belajar sebanyak seperti biasanya.

“Dia hanya terima sebagian, (tentu) bayarannya tidak sebesar (biasa). Apalagi harus mengeluarkan biaya untuk e-learning dan orang tuanya mungkin menjadi korban (terdampak COVID-19),” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Wamen Stella dan Pramono...
Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Rekomendasi
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Berita Terkini
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved