Apa Saja Beasiswa Kedokteran S1 dan S2 di Indonesia? Ini Infonya

Rabu, 16 Agustus 2023 - 09:01 WIB
loading...
Apa Saja Beasiswa Kedokteran...
Di Indonesia ada sejumlah beasiswa jenjang S1 dan S2 Kedokteran yang bisa dipertimbangkan untuk melanjutkan studi, di antaranya dari LPDP. Foto/Alodokter
A A A
JAKARTA - Ini daftar sejumlah beasiswa Kedokteran jenjang S1 dan S2 di Indonesia. Kuliah di jurusan Kedokteran sulit dibantah biayanya mahal. Karena itu salah satu solusi yang bisa ditempuh kamu yang berniat studi di Fakultas Kedokteran adalah dengan mencari beasiswa.

Saat ini sudah banyakpembukaan beasiswa di Indonesia tak terkecuali yang diperuntukkan untuk calon mahasiswa maupun mahasiswa sarjana yang ingin melanjutkan studi ke jenjang berikutnya. Untuk mnambah informasi, artikel kali ini ingin mengulas tentang beasiswa Kedokteran jenjang S1 dan S2 di Indonesia yang bisa kamu jadikan referensi.

Pilihan Beasiswa Jenjang S1 dan S2 Kedokteran di Indonesia

1.Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)


Program tersebut ada dalam Beasiswa Pendidikan Indonesia Dokter Spesialis (BPIDS) yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang memang memberikan penawaran bagi para lulusan dokter yang ingin melanjutkan ke jenjang selanjutnya.

Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, dan biaya akomodasi selama masa studi baik untuk dalam dan luar negeri. Bidang ilmu yang menjadi fokus dan prioritas LPDP adalah:

a. Spesialis Kebidanan dan Kandungan (Obstetri dan Ginekologi)
b. Dokter Spesialis Anak
c. Spesialis Bedah
d. Dokter Spesialis Penyakit Dalam
e. Spesialis Anastesiologi (Ilmu Anestesi)
f. Anestesiologi dan Reanimasi
g. Anestesiologi dan Terapi Intensif
h. Spesialis Radiologi
i. Patologi Klinik
j. Rehabilitasi Medik/Ilmu Kedokteran Fisik Dan Rehabilitasi Medik.

Baca juga: Kemenkes dan LPDP Sediakan 2.500 Beasiswa Kedokteran untuk Atasi Kekurangan Dokter

Syarat dan Persiapan Beasiswa Kedokteran LPDP di Indonesia

a. Warga Negara Indonesia yang berprofesi sebagai dokter dan sudah menyelesaikan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dibuktikan dengan memiliki Surat Tanda Selesai Internsip (STSI)

b. Telah menyelesaikan studi program Sarjana Kedokteran atau Profesi Kedokteran

c. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter Umum yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang masih berlaku

d. Bersedia mengikuti program pendayagunaan lulusan program dokter spesialis oleh Kementerian Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku;

e. Surat Keterangan sehat jasmani

f. Surat Keterangan bebas dari narkoba

g. Memiliki dan memilih bidang keilmuan bidang dokter spesialis yang sesuai dengan bidang keilmuan yang menjadi sasaran LPDP

h. Memilih program studi bidang dokter spesialis dan Perguruan Tinggi Tujuan BPIDS

i. Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa dari sumber lain

j. Pendaftar wajib memiliki rata-rata IPK 3,25 pada skala 4 untuk gabungan IPK sarjana dan profesi dokter yang dibuktikan dengan transkrip nilai

k. Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan Bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, atau TOEIC® 63

2.Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis (BPPDS)


Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis (BPPDS) adalah program beasiswa yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mendukung dokter umum yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis.

BPPDS ini di berikan kepada dokter umum yang telah lulus ujian profesi dan telah bekerja selama minimal 2 (dua) tahun sebagai dokter umum di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah atau swasta yang telah ditunjuk. Dokter umum yang memenuhi persyaratan tersebut dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan beasiswa ini.

Syarat dan Persiapan Beasiswa S2 Kedokteran BPPDS

a. Calon penerima beasiswa haruslah Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.

b. Telah lulus Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) yang diakui oleh Kementerian Kesehatan RI.

c. Harus memiliki pengalaman kerja sebagai dokter umum selama minimal 2 (dua) tahun di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah atau swasta yang telah ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan RI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Cerita Fulviana, Mahasiswa...
Cerita Fulviana, Mahasiswa UGM yang Lulus Kedokteran di Usia 20 Tahun
Pendaftaran 3 Beasiswa...
Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Universitas Mercu Buana...
Universitas Mercu Buana Buka Pendaftaran Beasiswa SNBT 2026 untuk Calon Mahasiswa Baru
BPDP Buka Pendaftaran...
BPDP Buka Pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
BSI Kembali Salurkan...
BSI Kembali Salurkan Beasiswa untuk 5.250 Pelajar dan Mahasiswa
Rekomendasi
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Berita Terkini
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
SPMB Banten 2026 Jalur...
SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Sekolah Dibuka Besok, Simak Syaratnya
PMB Sekolah Swasta Gratis...
PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026 Segera Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved