Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi: Kebutuhan untuk Wujudkan Merdeka Belajar

Selasa, 29 Agustus 2023 - 12:36 WIB
loading...
Transformasi Standar...
Muryanto Amin Rektor Universitas Sumatera Utara (foto Istimewa)
A A A
JAKARTA -

Oleh Muryanto Amin
Rektor Universitas Sumatera Utara

Kebijakan penjaminan mutu pendidikan tinggi menjadi sangat penting disesuaikan sejalan dengan perubahan dunia yang sangat cepat dan sulit diprediksi. Adaptasi kebijakan teknis harus diberikan kepada pimpinan perguruan tinggi (PT) agar pengelolaan pendidikan tinggi semakin agile merespons beragam tuntutan perubahan tersebut. Prinsip utama yang tidak boleh dilanggar adalah memastikan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi dilakukan secara terus menerus, mudah diakses, menyederhanakan administrasi, dan memenuhi indikator luaran yang ditetapkan.

Salah satu perubahan yang bisa dicontohkan adalah kelas yang bukan lagi diartikan sebagai bentuk ruangan semata, tetapi kelas memiliki nilai relevansi yang luas menghasilkan lulusan yang dibutuhkan dunia industri. Perkembangan teknologi yang tidak akan pernah berhenti, mengharuskan dosen dan mahasiswa menjadi pembelajar yang juga tidak akan pernah berhenti hanya di ruang kelas. Kelas harus dintegrasi dengan teknologi yang relevan ketika koridor pembelajaran dirancang untuk menghasilkan mahasiswa dan lulusan yang terampil. Peran dosen, mahasiswa, kurikulum, dan model pembelajaran (learning process) harus fleksibel agar dapat mengisi kesenjangan yang terjadi antara kualitas lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri. Kelas kolaboratif berbasis pembelajaran case study dilakukan secara kolaboratif dengan para praktisi. Belajar sepanjang hayat maknanya akan semakin relevan, ketika perguruan tinggi harus menyediakan peluang bagi alumni dan profesional untuk terus mengembangkan diri dan potensi mereka setelah lulus. Penting untuk diingat bahwa adaptasi learning process harus dilakukan melalui indikator yang memastikan perubahan tersebut membawa manfaat nyata bagi lulusan secara terintegrasi.

Berdasarkan itu, transformasi Standar Nasional dan Akreditasi yang kemarin diluncurkan Mendikbudristek Nadiem Makarim sebagai Merdeka Belajar Episode Ke-26, pasti memiliki dampak positif dalam memberikan kebebasan dan fleksibilitas bagi perguruan tinggi khususnya di program studi. Perubahan yang tertuang dalam Permendikbudristek Nomor 53 tentang Penjaminan Mutu Perguruan Tinggu tersebut, akan membawa program studi memiliki ruang kebebasan berkreasi menginterpretasikan dan mendefinisikan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat menggali potensi lokal berstandar internasional. Kebebasan berkreasi akan menghasilkan pendekatan yang lebih inovatif dan berkaitan antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Inovasi luaran riset bertema lokal berupa publikasi dan hilirisasi akan semakin banyak jumlahnya memberikan diseminasi tentang keunggulan keberagaman Indonesia.

Penyederhanaan standar dirumuskan untuk mengurangi beban administratif dalam proses akreditasi dan pelaporan, namun bukan berarti menyederhanakan kualitas layanan Tri Dharma PT. Standar kualitas luaran penelitian dan pengabdian masyarakat bukan ditentukan dari proses administrasi, tetapi diukur dari substansi manfaat yang dihasilkan. Biaya akreditasi sebaiknya tidak menjadi beban di PT, tetapi ditanggung pemerintah karena beban biaya itu bisa digunakan PT dan prodi untuk memenuhi kebutuhan meningkatkan penguatan sumber daya manusia dan perbaikan serta peningkatkan sarana/prasarana yang dibutuhkan. Banyak PT dan prodi yang masih harus inovatif mencari sumber pendapatan untuk mengurangi kesenjangan antara unit cost dengan ketersediaan pendanaan.

Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi harus terus menerus dilakukan untuk memastikan bahwa PT di Indonesia memenuhi performance yang diharapkan. Kualitas lulusan yang andal hanya bisa dihasilkan dengan penilaian standar yang berlangsung secara berkelanjutan. Memperkuat penjaminan mutu internal dengan menggunakan teknologi merupakan cara yang paling efektif memastikan layanan Tri Darma PT telah berjalan secara teratur. Sebagaimana berbagai indikator yang ditetapkan oleh lembaga pemeringkatan dunia untuk perguruan tinggi maupun prodi, tidak serumit proses administasi akreditasi pendidikan tinggi di Indonesia.

Melalui kebijakan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi yang diluncurkan, maka ukuran keberhasilan PT dan prodi bukan lagi tentang administratif, tetapi substansi luaran yang dihasilkan serta reputasi PT yang semakin baik. Kualitas standar lulusan akan ditentukan oleh kemampuannya memberikan solusi mengatasi masalah kemanusiaan dan kontribusinya memajukan Indonesia. Melalui prinsip memegang teguh integritas dan moral, kita semua berharap kebebasan akademik pasti akan memberikan kontribusi manfaat PT menghasilkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak Pendidikan Nadiem...
Jejak Pendidikan Nadiem Makarim, Eks Menteri Lulusan Harvard yang Dituntut 18 Tahun Penjara
10 Jurusan Sepi Peminat...
10 Jurusan Sepi Peminat di USU, Bisa Jadi Peluang Lolos SNBP 2026
Pendidikan Franka Makarim,...
Pendidikan Franka Makarim, Istri Nadiem Makarim, dari Banyak Universitas Kelas Dunia
Riwayat Pendidikan Kenny...
Riwayat Pendidikan Kenny Austin: Lulusan Teknik Mesin yang Sukses di Dunia Hiburan
Riwayat Pendidikan Nadiem...
Riwayat Pendidikan Nadiem Makarim, Tersangka Dugaan Korupsi Laptop
Pendidikan Mentereng...
Pendidikan Mentereng Nadiem Makarim yang Kini Dicekal ke Luar Negeri oleh Kejagung
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Pakar: Putusan Nadiem...
Pakar: Putusan Nadiem Makarim Buktikan Hukum Tidak Tebang Pilih
Rekomendasi
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Berita Terkini
Guru Bisa Dapat Bantuan...
Guru Bisa Dapat Bantuan Pendidikan S1/D4, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved