Cegah Kematian Akibat Gagal Jantung, Mahasiswa FK Unpad Buat Aplikasi Hero
Jum'at, 06 Oktober 2023 - 19:59 WIB
loading...
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unpad yang mengembangkan aplikasi untuk mendeteksi curah jantung. Foto/Unpad.
A
A
A
JAKARTA - Curah jantung yang semula hanya dapat dideteksi oleh tenaga profesional di rumah sakit kini ada dalam genggaman dan bisa dideteksi secara personal. Hal ini berkat inovasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran ( Unpad ) yang mengembangkan aplikasi bernama HER0.
HERO atau Heart Enhanced Rapid Observer adalah aplikasi yang bisa digunakan untuk curah jantung dengan memanfaatkan perangkat jam tangan pintar (smartwatch) dengan akurasi mencapai 95%. Mahasiswa Praklinik FK Unpad yang tergabung dalam tim, yaitu Annida Naufal Irvania, Faiza Shifa Medina, dan Asep Wirayasa.
Baca juga: Haruskah Punya Pengalaman Kerja 2 Tahun saat Mendaftar CPNS dan PPPK 2023?
HERO merupakan pendeteksi curah jantung dengan metode non-invasif yang dapat bermanfaat untuk mendeteksi kemungkinan gagal jantung serta dapat menyelamatkan banyak nyawa dengan cepat, praktis, dan murah. Inovasi ini berhasil meraih emas pada kategori “IoT and Apps” dalam ajang internasional Indonesia Inventors Day di Denpasar Bali, 16-19 September 2023.
“Jika biasanya orang harus datang ke rumah sakit untuk mengukur cardiac output menggunakan echocardiography sekarang mereka bisa mengukur kadar cardiac outputnya kapan pun dan di mana pun sehingga lebih aplikatif untuk mencegah kematian akibat gagal jantung,” kata Annida, dikutip dari laman Unpad, Jumat (6/10/2023).
HERO atau Heart Enhanced Rapid Observer adalah aplikasi yang bisa digunakan untuk curah jantung dengan memanfaatkan perangkat jam tangan pintar (smartwatch) dengan akurasi mencapai 95%. Mahasiswa Praklinik FK Unpad yang tergabung dalam tim, yaitu Annida Naufal Irvania, Faiza Shifa Medina, dan Asep Wirayasa.
Baca juga: Haruskah Punya Pengalaman Kerja 2 Tahun saat Mendaftar CPNS dan PPPK 2023?
HERO merupakan pendeteksi curah jantung dengan metode non-invasif yang dapat bermanfaat untuk mendeteksi kemungkinan gagal jantung serta dapat menyelamatkan banyak nyawa dengan cepat, praktis, dan murah. Inovasi ini berhasil meraih emas pada kategori “IoT and Apps” dalam ajang internasional Indonesia Inventors Day di Denpasar Bali, 16-19 September 2023.
“Jika biasanya orang harus datang ke rumah sakit untuk mengukur cardiac output menggunakan echocardiography sekarang mereka bisa mengukur kadar cardiac outputnya kapan pun dan di mana pun sehingga lebih aplikatif untuk mencegah kematian akibat gagal jantung,” kata Annida, dikutip dari laman Unpad, Jumat (6/10/2023).
Lihat Juga :