50 Contoh Kalimat Majas Personifikasi yang Mudah Dipahami
Rabu, 06 Desember 2023 - 08:58 WIB
loading...
Majas personifikasi merupakan perumpamaan pada benda mati yang diibaratkan sebagai orang atau manusia. Foto/Freepik/Rawpixel.
A
A
A
JAKARTA - Majas digunakan pada sebuah tulisan agar tulisan tersebut menjadi lebih imajinatif dan indah. Penggunaan majas ditujukan untuk memberikan kesan pada benda mati yang memiliki sifat layaknya benda hidup.
Salah satu majas yang sering terlihat pada berbagai tulisan atau karya sastra adalah majas personifikasi .
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), majas personifikasi merupakan perumpamaan pada benda mati yang diibaratkan sebagai orang atau manusia. Penggunaan majas personifikasi seringkali memiliki tujuan untuk menggantikan fungsi benda mati seperti memiliki sifat makhluk hidup.
Baca juga: 50 Contoh Kalimat Majas Hiperbola, Siswa Perlu Tahu
1. Matahari tersenyum cerah di langit pagi.
2. Angin berbisik lembut di telinga pepohonan.
3. Bunga melambaikan tangannya di tepi jalan.
4. Badai merengek dengan suara angin yang menakutkan.
5. Pelangi tersenyum di langit setelah hujan reda.
6. Bulan melihat turunnya bunga di malam yang sepi.
7. Ombak laut memanggil-manggil pelaut yang berlayar.
8. Petir menyambar langit seperti kilat yang bergemuruh.
9. Hujan menangis di atas atap rumah.
10. Gunung menjulang tinggi seolah menyentuh langit.
11. Hutan menyembunyikan rahasia di setiap dedaunan.
12. Rumput di halaman rumah berkata-kata ketika diinjak.
13. Sungai merayap perlahan menuju muara.
14. Lampu jalan memberikan sapaan hangat pada malam hari.
15. Pelangi mencium bumi dengan warna-warni yang memukau.
Baca juga: Pengertian Majas Sinisme, Ciri-Ciri, dan Contohnya
16. Daun-daun bergoyang seperti tarian di atas tanah.
17. Bintang-bintang berbisik pada malam yang sunyi.
18. Pohon-pohon menggandengkan tangan di tepi sungai.
19. Kupu-kupu berbisik pada bunga yang mekar.
20. Buku-buku di rak menunggu untuk dibaca.
21. Sinar bulan melukiskan bayangan di permukaan air.
22. Gunung api berbicara dengan dentuman ledakan.
23. Waktu berlalu dengan langkah-langkah yang perlahan.
24. Pepohonan di hutan bersenda gurau dengan angin.
25. Wajah langit malam dipenuhi senyum bintang.
26. Embun pagi berkumpul untuk merayakan fajar.
27. Rumah tua di pinggir jalan menyapa setiap pengendara.
28. Ombak laut berbisik tentang rahasia laut dalam.
29. Mentari pagi berdansa di atas bukit.
30. Jalan setapak di hutan menyapa setiap langkah penjelajah.
31. Api unggun berbisik di malam yang dingin.
32. Jembatan tua melompati sungai dengan gagah berani.
33. Bola matahari merunduk sebelum matahari terbenam.
34. Rumput di padang rumput melambaikan tangannya ketika berhembus angin.
35. Bebatuan di dasar sungai bercerita tentang zaman dahulu.
36. Gunung es mengejek matahari yang berusaha mencairkan mereka.
37. Kapal di pelabuhan menunggu dengan sabar untuk berlayar.
Salah satu majas yang sering terlihat pada berbagai tulisan atau karya sastra adalah majas personifikasi .
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), majas personifikasi merupakan perumpamaan pada benda mati yang diibaratkan sebagai orang atau manusia. Penggunaan majas personifikasi seringkali memiliki tujuan untuk menggantikan fungsi benda mati seperti memiliki sifat makhluk hidup.
Baca juga: 50 Contoh Kalimat Majas Hiperbola, Siswa Perlu Tahu
Berikut 50 Contoh Majas Personifikasi
1. Matahari tersenyum cerah di langit pagi.
2. Angin berbisik lembut di telinga pepohonan.
3. Bunga melambaikan tangannya di tepi jalan.
4. Badai merengek dengan suara angin yang menakutkan.
5. Pelangi tersenyum di langit setelah hujan reda.
6. Bulan melihat turunnya bunga di malam yang sepi.
7. Ombak laut memanggil-manggil pelaut yang berlayar.
8. Petir menyambar langit seperti kilat yang bergemuruh.
9. Hujan menangis di atas atap rumah.
10. Gunung menjulang tinggi seolah menyentuh langit.
11. Hutan menyembunyikan rahasia di setiap dedaunan.
12. Rumput di halaman rumah berkata-kata ketika diinjak.
13. Sungai merayap perlahan menuju muara.
14. Lampu jalan memberikan sapaan hangat pada malam hari.
15. Pelangi mencium bumi dengan warna-warni yang memukau.
Baca juga: Pengertian Majas Sinisme, Ciri-Ciri, dan Contohnya
16. Daun-daun bergoyang seperti tarian di atas tanah.
17. Bintang-bintang berbisik pada malam yang sunyi.
18. Pohon-pohon menggandengkan tangan di tepi sungai.
19. Kupu-kupu berbisik pada bunga yang mekar.
20. Buku-buku di rak menunggu untuk dibaca.
21. Sinar bulan melukiskan bayangan di permukaan air.
22. Gunung api berbicara dengan dentuman ledakan.
23. Waktu berlalu dengan langkah-langkah yang perlahan.
24. Pepohonan di hutan bersenda gurau dengan angin.
25. Wajah langit malam dipenuhi senyum bintang.
26. Embun pagi berkumpul untuk merayakan fajar.
27. Rumah tua di pinggir jalan menyapa setiap pengendara.
28. Ombak laut berbisik tentang rahasia laut dalam.
29. Mentari pagi berdansa di atas bukit.
30. Jalan setapak di hutan menyapa setiap langkah penjelajah.
31. Api unggun berbisik di malam yang dingin.
32. Jembatan tua melompati sungai dengan gagah berani.
33. Bola matahari merunduk sebelum matahari terbenam.
34. Rumput di padang rumput melambaikan tangannya ketika berhembus angin.
35. Bebatuan di dasar sungai bercerita tentang zaman dahulu.
36. Gunung es mengejek matahari yang berusaha mencairkan mereka.
37. Kapal di pelabuhan menunggu dengan sabar untuk berlayar.
Lihat Juga :