15 Dokumen yang Harus Disiapkan untuk Daftar LPDP Reguler 2024, Cek Apa Saja

Sabtu, 09 Desember 2023 - 06:32 WIB
loading...
15 Dokumen yang Harus...
Salah satu dokumen penting yang harus disiapkan untuk mendaftar beasiswa LPDP Reguler 2024 adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ini 15 dokumen yang harus disiapkan untuk mendaftar beasiswa LPDP regular. Kamu berminat mendaftar beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP regular? Salah satu jenis program beasiswa yang dikelola oleh LDPD bagi putra-putri Indonesia adalah beasiswa reguler.

Beasiswa reguler LPDP ini diperuntukan untuk calon mahasiswa program pendidikan magister dan doktor. Pendaftaran LPDP akan segera dibuka dalam hitungan bulan, tepatnya pada awal tahun 2024. Artikel kali akan membahas dokumen yang harus disipkan untuk mendaftar beasiswa LPDP regular 2024, apa saja!Simak penjelasnya di bawah ini ya!

15 Dokemen yang Harus Disiapkan Mendaftar Beasiswa LPDP Reguler 2024


1. Biodata diri.

2. Kartu tanda penduduk.

3. Pindaian ijazah S1/S2 (asli atau legalisir) atau surat keterangan lulus.

4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi.

5. Pindaian transkrip nilai S1/S2.

6. Dokumen penyetaraan ijazah dan konversi indeks prestasi kumulatif (IPK) dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuannya.

Baca juga: 5 Tips Lolos Beasiswa LPDP

7. Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli).

8. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan perguruan tinggi serta program studi yang dipilih.

9. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi.

10. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit.

11. Surat usulan dari pejabat yang membidangi sumber daya manusia untuk pendaftar berstatus PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan.

12. Profil diri pada formulir pendaftaran daring.

13. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan rencana kontribusi di Indonesia.

14. Proposal penelitian (khusus program doktor).

15. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan atau non-kejuaraan, dan pengalaman organisasi.

Bentuk dan Format Dokumen


1. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia ditulis dalam 1.500 sampai 2.000 kata

2. Proposal penelitian khusus pendaftar program Doktor ditulis dalam 1.500 sampai 2.000 kata

a. Judul Penelitian

b. Latar Belakang

Pendaftar harus menguraikan secara singkat tentang topik isu yang ingin diteliti dan mengapa signifikan untuk diteliti.

c. Perumusan Permasalahan

Berisi uraian singkat mengenai apa yang telah diketahui pendaftar tentang topik isu tersebut dan diskusikan secara ringkas mengapa masih perlu diteliti. Pendaftar harus menjelaskan bahwa solusi yang telah ada masih belum terselesaikan sepenuhnya sehingga pendaftar ingin menelitinya.

d. Pertanyaan/Tujuan Penelitian

e. Kelogisan

Pendaftar harus menjelaskan bagaimana pertanyaan penelitian mendukung topik isu besar yang diangkat dalam latar belakang penelitian. Khusus untuk penelitian, pendaftar harus menjelaskan hipotesis (jika ada) dan/atau model penelitian yang mendukung tujuan/pertanyaan penelitian. Selain itu, pendaftar juga harus menjelaskan kontribusi teoritis dan praktis jika hipotesis tidak terbukti.

f. Metode dan Desain

Pendaftar harus menjelaskan bagaimana metode pengumpulan data. Namun, harus disertai alasan mengapa metode tersebut adalah yang terbaik untuk mencapai tujuan penelitian.Jelaskan analisis dan hasil yang mendukung maupun tidak mendukung hipotesis. Pendaftar juga harus mencantumkan outline jadwal penelitian dari awal sampai selesai.

g. Signifikansi/Manfaat

Berisi gambaran secara umum mengenai manfaat penelitian baik secara teoritis maupun praktis.

h. Kesimpulan dan Saran

i. Daftar Pustaka
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran 3 Beasiswa...
Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kisah Pritta, 19 Kali...
Kisah Pritta, 19 Kali Gagal Beasiswa hingga Lolos LPDP ke London Kini Mengabdi untuk Anak Indonesia
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi...
LPDP Buka Beasiswa Akselerasi Magister 2026: S1 Bisa Langsung ke S2 Luar Negeri
Beasiswa LPDP-AAS 2026...
Beasiswa LPDP-AAS 2026 Dibuka, Kuliah S2 di 30 Kampus Top Australia
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 1 2026 Tembus 32 Ribu Pelamar, STEM dan SHARE Paling Diminati
Update Jadwal Beasiswa...
Update Jadwal Beasiswa LPDP 2026: Seleksi Bakat Skolastik hingga Substansi Berubah
TB Hasanuddin Minta...
TB Hasanuddin Minta Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP Dikaji
Meningkatkan Keamanan...
Meningkatkan Keamanan Dokumen Elektronik dengan Teknologi E-Meterai
6 Rukun Haji dan Syarat-syaratnya...
6 Rukun Haji dan Syarat-syaratnya yang Penting Diketahui
Rekomendasi
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Berita Terkini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Infografis
Daftar Lengkap Tim yang...
Daftar Lengkap Tim yang Lolos 16 Besar Liga Champions 2023-2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved