Ornamen Header
Menristek Minta PT Tingkatkan Kualitas Riset dan Publikasi
Menristek Minta PT Tingkatkan Kualitas Riset dan Publikasi
Menristek/Kepala BRIN Bambang PS Brodjonegoro. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Menristek/Kepala BRIN Bambang PS Brodjonegoro menekankan pentingnya hilirisasi riset. Sebab penelitian yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat akan berdampak pada pengurangan impor.

Bambang menjelaskan, riset harus dilaksanakan secara sinergi serta fokus pada kebutuhan dan untuk kepentingan masyarakat, industri, bangsa dan negara. (Baca juga: Uang Pangkal Rp15-250 Juta, Peminat Seleksi Mandiri Unpad Capai 40.000 Orang)

"Riset yang dilakukan harus fokus pada kebutuhan dan dilaksanakan secara sinergi dan kerja sama. Riset tidak dilakukan sendiri-sendiri untuk kepentingan sendiri melainkan untuk kepentingan masyarakat, industri, serta bangsa dan negara," katanya pada Wisuda Universitas Pancasila yang dilaksanakan secara daring melalui siaran pers, Minggu (9/8).

Dalam orasi bertema Kontribusi Perguruan Tinggi dalam Peningkatan Kapasitas Riset, Teknologi dan Inovasi untuk Menghasilkan Modal Manusia (Human Capital) Unggul di Era Bonus Demografi Bambang menyampaikan, pentingnya hilirisasi. Hilirisasi hasil penelitian diharapkan dapat menghentikan ketergantungan pada impor sekaligus mewujudkan kemandirian bangsa.



"Hilirisasi hasil penelitian dan pengembangan diharapkan dapat menjawab kebutuhan dalam negeri sehingga bisa menghentikan impor yang menyebabkan ketergantungan dan membebani neraca perdagangan sekaligus mewujudkan kemandirian bangsa," ucap mantan Kepala Bappenas ini. (Baca juga: Bantuan Internet Hanya untuk Mahasiswa Berprestasi dan Tak Mampu)

Bambang menyebutkan, perguruan Tinggi diharapkan untuk terus meningkatkan kualitas riset dan publikasinya. Hasil riset perlu didiseminasikan oleh para Peneliti melalui kegiatan ilmiah agar diketahui manfaatnya oleh masyarakat juga sebagai peran serta dalam meningkatkan daya saing bangsa.

"Perguruan Tinggi diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas riset dan kualitas publikasi yang dihasilkan, dan harus benar-benar inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Para penelitinya wajib mendiseminasikan hasil risetnya melalui berbagai kegiatan ilmiah dan publikasi baik di dalam dan di luar negeri, hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kita untuk mendiseminasi hasil riset agar diketahui manfaatnya oleh masyarakat luas sekaligus turut menyumbang peningkatan daya saing bangsa," jelasnya.
(mpw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!