Kemenag Gelontorkan Rp2,599 Triliun untuk 21.173 Pesantren
Senin, 10 Agustus 2020 - 18:05 WIB
loading...
Ratusan santri di Ponpes Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Foto/SINDOnews/M Purwadi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) segera menyalurkan bantuan operasional pendidikan (BOP) dan bantuan pembelajaran daring sebesar Rp2,599 triliun kepada 21.173 Pondok Pesantren terkait penanganan dampak pandemi COVID-19 .
Bantuan dana adaptasi kebiasaan baru ini menjadi bagian dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang telah tersedia anggarannya dalam DIPA Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag.
"Dananya sudah diterima Kemenag, Insya Allah mulai minggu ini sudah mulai cair. Ada 21 ribu pesantren seluruh Indonesia yang akan menerima bantuan dana dari pemerintah," kata Plt Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Kamaruddin Amin saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2020). (Baca juga: Banyak Ponpes Mati Suri, Pemerintah Harus Bangkitkan Pendidikan Pesantren )
Sebelumnya, melalui laman resmi Kemenag, secara lebih perinci ia menyampaikan, program bantuan tersebut akan diberikan kepada 21.173 lembaga atau sekitar 75 persen dari jumlah total pesantren yang ada di Indonesia. Saat ini, di seluruh Indonesia terdapat 28.231 pesantren.
Anggaran yang disiapkan ini, lanjut Kamaruddin, akan diberikan dalam bentuk bantuan operasional pendidikan (BOP) dan bantuan pembelajaran daring bagi pesantren. “Untuk BOP, nilainya sejumlah Rp2.388,7 miliar, yang terdiri dari Rp645,7 miliar diperuntukkan bagi 21.173 pesantren; Rp621,5 miliar untuk 62.153 lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), serta Rp1.120,1 miliar akan diberikan kepada 112.008 Lembaga Pendidikan Alquran (LPQ),” ujar dia.
Bantuan dana adaptasi kebiasaan baru ini menjadi bagian dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang telah tersedia anggarannya dalam DIPA Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag.
"Dananya sudah diterima Kemenag, Insya Allah mulai minggu ini sudah mulai cair. Ada 21 ribu pesantren seluruh Indonesia yang akan menerima bantuan dana dari pemerintah," kata Plt Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Kamaruddin Amin saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2020). (Baca juga: Banyak Ponpes Mati Suri, Pemerintah Harus Bangkitkan Pendidikan Pesantren )
Sebelumnya, melalui laman resmi Kemenag, secara lebih perinci ia menyampaikan, program bantuan tersebut akan diberikan kepada 21.173 lembaga atau sekitar 75 persen dari jumlah total pesantren yang ada di Indonesia. Saat ini, di seluruh Indonesia terdapat 28.231 pesantren.
Anggaran yang disiapkan ini, lanjut Kamaruddin, akan diberikan dalam bentuk bantuan operasional pendidikan (BOP) dan bantuan pembelajaran daring bagi pesantren. “Untuk BOP, nilainya sejumlah Rp2.388,7 miliar, yang terdiri dari Rp645,7 miliar diperuntukkan bagi 21.173 pesantren; Rp621,5 miliar untuk 62.153 lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), serta Rp1.120,1 miliar akan diberikan kepada 112.008 Lembaga Pendidikan Alquran (LPQ),” ujar dia.
Lihat Juga :