Zona Merah, Pembelajaran Praktek SMK Tetap Bisa Dilakukan di Sekolah

Selasa, 11 Agustus 2020 - 20:45 WIB
loading...
Zona Merah, Pembelajaran...
Pembelajaran praktek di SMK memperbolehkan siswa datang ke sekolah di semua zona. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah membolehkan siswa SMK untuk datang ke sekolah. Namun, pembelajaran tatap muka ini hanya dibolehkan untuk pembelajaran praktek saja dengan protokol ketat .

Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto mengatakan, pembelajaran praktek di SMK memperbolehkan siswa datang ke sekolah di semua zona. Hal ini hanya berlaku untuk pembelajaran praktek yang memerlukan kehadiran di laboratorium dan workshop. (Baca juga: Bangun SDM, Kemendikbud Alokasikan Rp3,5 T untuk Pendidikan Vokasi )

''SMK yang pembelajaran prakteknya memang dibutuhkan untuk hadir di laboratorium dan workshop hadir ke sekolah maka diperbolehkan dengan protokol ketat,'' katanya saat berkunjung ke SMKN 27 Jakarta, Selasa (11/8).

Wikan menjelaskan, berbeda dengan sekolah biasa maka 60 % proses pembelajaran di SMK itu adalah praktek. Oleh karena itu jika pembelajaran di SMK itu daring semua maka dikhawatirkan akan menciptakan lulusan SMK yang kurang kompeten.

Wikan menuturkan, pihaknya pun intens melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan juga kepala sekolah untuk memastikan fasilitas kebersihan dan kesehatan disiapkan. Terkait dengan kurikulum darurat pemerintah mempersilahkan SMK untuk mencoba menyesuaikan kurikulum tersebut diterapkan di sekolah masing-masing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB PJJ Diresmikan,...
SPMB PJJ Diresmikan, Siap Jangkau Jutaan Anak Tidak Sekolah
Kemendikdasmen Resmikan...
Kemendikdasmen Resmikan PJJ Pendidikan Menengah, Sasar 3.500 Anak Tidak Sekolah
Meriahkan Milad Ke-13,...
Meriahkan Milad Ke-13, Edu Global School Gelar Rangkaian EGSVERSARY
Sport Fest 2025, Prime...
Sport Fest 2025, Prime Smart Islamic Montessori: Merdeka, Sehat, dan Inklusif
Prof. Dr. Ali Muktiyanto...
Prof. Dr. Ali Muktiyanto Resmi Dilantik sebagai Rektor UT Periode 2025–2030
Kemenag Sediakan Beasiswa...
Kemenag Sediakan Beasiswa S1 PJJ untuk Guru di UIN Siber Cirebon
Banyak Saham Tenggelam...
Banyak Saham Tenggelam di Zona Merah, OJK Bilang Begini
Saham-saham Rontok Berjamaah,...
Saham-saham Rontok Berjamaah, Danantara Sebut Koreksi Alam
Cuaca Ekstrem Ganggu...
Cuaca Ekstrem Ganggu Mobilitas, Hipmi Jaya Dukung PJJ dan WFH Situasional
Rekomendasi
Tolak Perang Tarif Pajak,...
Tolak Perang Tarif Pajak, IKPI Usulkan Ini saat RDPU dengan DPR
Pandangan Islam tentang...
Pandangan Islam tentang Harta: Benarkah Kaya Lebih Baik daripada Miskin?
Persoalkan Penetapan...
Persoalkan Penetapan Tersangka, Sidang Praperadilan Kedua Roy Suryo Digelar Hari Ini
Berita Terkini
KGSB dan Prodi Ilmu...
KGSB dan Prodi Ilmu Komunikasi UAI Perkuat Kapasitas Guru Lewat Public Relations Workshop
Kalahkan Berbagai Negara,...
Kalahkan Berbagai Negara, ITS Raih Juara RoboCup 2026 di Korsel
Ketua Dewan Pembina...
Ketua Dewan Pembina Pelita dan Rektor MNC University Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan Vokasi Nasional
SKK Migas Buka Rekrutmen...
SKK Migas Buka Rekrutmen untuk Lulusan S1, Fresh Graduate Bisa Daftar
Perjuangan Andini, Anak...
Perjuangan Andini, Anak Tukang Bengkel yang Diterima di FEB UGM dan Beasiswa Penuh
Beasiswa TELADAN Cohort...
Beasiswa TELADAN Cohort 2027 Dibuka, Simak Syarat Pendaftarannya
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved