Digitalisasi Desa Antarkan Bupati Banyuwangi Selesaikan Studi Magister di FISIP Unair
Rabu, 31 Januari 2024 - 07:08 WIB
loading...
Bupati Kabupaten Banyuwangi, Ipuk Fiestiandini Azwar Anas berhasil merampungkan studi magisternya di Program Studi Kebijakan Publik, FISIP Unair Surabaya. Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Bupati Kabupaten Banyuwangi, Ipuk Fiestiandini Azwar Anas menyelesaikan studi magisternya di Program Studi Kebijakan Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair).
Perempuan yang akrab disapa Ipuk tersebut telah menyelesaikan sidang tesis pada Senin (29/1/2024) di Ruang 205, Gedung A FISIP Unair. Kesibukannya menjalani tugas sebagai bupati tidak membuat niatnya surut untuk menyelesaikan studi magisternya tepat waktu.
“Alasan kami mengambil tesis dengan judul ‘Policy Capacity Pemerintah Desa’ karena hal tersebut sangat erat dengan apa yang sedang dikembangkan di Banyuwangi. Menurut saya, tema tersebut merupakan hal yang menarik sebab selaras dengan upaya pemerintah pusat yang mendorong pengembangan digitalisasi di Indonesia,” ujarnya.
Baca juga: 10 Jurusan Kuliah Termurah Unair, Patokan SNBP SNBT 2024
Istri Menpan RB Abdullah Azwar Anas ini menuturkan, pengembangan digitalisasi tidak cukup bila hanya dikembangkan di tingkat kabupaten/kota saja, tetapi perlu diperluas hingga ke desa-desa. Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) berbasis website kemudian dikembangkan dan diimplementasikan di desa-desa Banyuwangi.
Sebagai mahasiswa S2, ia merasa perlu untuk melakukan penelitian terkait efektifitas pemberlakuan SPBE di desa-desa Banyuwangi. Penerapan SPBE di desa-desa Banyuwangi kemudian menjadi topik tesis Ipuk sebagai syarat kelulusannya.
Perempuan yang akrab disapa Ipuk tersebut telah menyelesaikan sidang tesis pada Senin (29/1/2024) di Ruang 205, Gedung A FISIP Unair. Kesibukannya menjalani tugas sebagai bupati tidak membuat niatnya surut untuk menyelesaikan studi magisternya tepat waktu.
“Alasan kami mengambil tesis dengan judul ‘Policy Capacity Pemerintah Desa’ karena hal tersebut sangat erat dengan apa yang sedang dikembangkan di Banyuwangi. Menurut saya, tema tersebut merupakan hal yang menarik sebab selaras dengan upaya pemerintah pusat yang mendorong pengembangan digitalisasi di Indonesia,” ujarnya.
Baca juga: 10 Jurusan Kuliah Termurah Unair, Patokan SNBP SNBT 2024
Istri Menpan RB Abdullah Azwar Anas ini menuturkan, pengembangan digitalisasi tidak cukup bila hanya dikembangkan di tingkat kabupaten/kota saja, tetapi perlu diperluas hingga ke desa-desa. Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) berbasis website kemudian dikembangkan dan diimplementasikan di desa-desa Banyuwangi.
Sebagai mahasiswa S2, ia merasa perlu untuk melakukan penelitian terkait efektifitas pemberlakuan SPBE di desa-desa Banyuwangi. Penerapan SPBE di desa-desa Banyuwangi kemudian menjadi topik tesis Ipuk sebagai syarat kelulusannya.
Lihat Juga :