Mau Peluang Lolos SNBP 2024 Besar? Hindari 10 Jurusan Terketat di ITB Berikut Ini

Jum'at, 16 Februari 2024 - 07:22 WIB
loading...
Mau Peluang Lolos SNBP...
Sekolah Teknik Elektro dan Informatika menjadi jurusan terketat di Institut Teknologi Bandung (ITB) yang disarankan dihindari agar peluang lolos jalur SNBP 2024 lebih besar. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ini daftar 10 jurusan kuliah terketat ITB yang disarakan untuk dihindari agar peluang lolos SNBP besar. Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi PTN favorit yang memiliki banyak jurusan berkualitas khususnya di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)

Tak heran dengan kondisi seperti itu tingkat persaiangan di banyak jurusan ITB berlangsung ketat. Ketatnya persaingan inilah yang secara matematis bisa memperkecil peluang lolos. Mengutip akun Tiktok @bidikkampusofficial, artikel kali ini akan membahas daftar jurusan kuliah ITB dengan tingkat persaingan terketat, simak ya!

10 Jurusan Terketat ITB yang Disarkankan Dihindari Agar Peluang Lolos SNBP 2024 Lebih Besar


1. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika


Jurusan ini menduduki peringkat pertama sebagai prodi dengan keketatan tinggi di ITB. Resmi didirikan tanggal 1 Januari 2006, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI-ITB) merupakan hasil penggabungan dua departemen di ITB. Dua departemen tersebut adalah Departemen Teknik Elektro dan Departemen Teknik Informatika.

2. Sekolah Farmasi


Di posisi kedua ada jurusan Sekolah Farmasi yang juga masuk sebagai prodi terketat di ITB. Sekolah Farmasi di ITB ini sudah berdiri sejak 29 Agustus 2005 dan menjadi salah satu pendidikan farmasi terbaik di Indonesia.

3. Ilmu dan Teknologi Kebumian


Di urutan ketiga, daftar jurusan kuliah terketat yang ada di ITB yaitu Ilmu dan Teknologi Kebumian. Melalui jurusan ini mahasiswa akan belajar soal ilmu geosains dan geoengineering.

4. Teknik Pertambangan dan Perminyakan


Berikutnya ada jurusan Teknik Pertambangan dan Perminyakan yang menempati posisi ke-4 terketat di ITB. Jurusan ini banyak diburu lantaran prospek karir setelah lulus yang menjanjikan salah satunya bisa kerja dipertambangan.

Baca juga: 50 Jurusan di ITB yang Perlu Diketahui Calon Mahasiswa, Ini Daftar Lengkapnya

5. Seni Rupa dan Desain


Kemudian ada jurusan seni rupa dan desain yang menduduki peringkat ke-6 terketat di ITB. Lulusan dari jurusan ini bisa berkarir di berbagai bidang seperti curator, illustrator, desain interior, pelukis, dan lainnya.

6. Sekolah Arsitektur dan Perencanaan


Masuk di peringkat keenam ada jurusan sekolah arsitektur dan perencanaan yang memiliki keketatan tinggi di ITB. Jurusan yang satu ini diketahui sudah ada sejak tanggal 29 Agustus 2005 dan banyak diminati para calon mahasiswa.

7. Teknik Sipil dan Lingkungan


Jurusan teknik sipil dan lingkungan juga masuk sebagai program studi terketat di Institut Teknologi Bandung (ITB). Seperti yang diketahui, lulusan sarjana dari jurusan teknik sipil selalu memiliki peluang kerja yang sangat luas.

8. FMIPA


Kemudian ada jurusan di bidang ipa yang menduduki posisi kedelapan sebagai yang terketat di ITB. Melalui jurusan ini mahasiswa akan belajar berbagai bidang keilmuan dan keahlian di bidang ilmu pengetahuan alam.

9. Teknologi Industri


Menempati posisi kesembilan, jurusan kuliah terketat yang ada di ITB ditempati oleh jurusan teknologi industri. Mahasiswa akan mempelajari banyak bidang di jurusan ini seperti matematika, fisika, kimia, kalkulus, dan sejenisnya.

10. Ilmu dan Teknologi Hayati


Terakhir jurusan kuliah dengan keketatan tinggi di ITB adalah ilmu dan teknologi hayati yang menempati posisi kesepuluh. Jurusan ini mempelajari tentang sistem produksi organ dengan agen hayati berupa tumbuhan juga bagaimana efisiensi sistem produksi tersebut.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diterima di FMIPA ITB,...
Diterima di FMIPA ITB, Andromeda Diantar Keluarga Naik Bajaj dari Yogya untuk Kuliah di Bandung
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
Peserta Penmaba Jalur...
Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya
Ingin Kuliah AI? Ini...
Ingin Kuliah AI? Ini 20 Universitas di Indonesia yang Membuka Jurusan Kecerdasan Buatan
ITB Buka Rekrutmen Dosen...
ITB Buka Rekrutmen Dosen Tidak Tetap 2026, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kisah Mikail Fajar,...
Kisah Mikail Fajar, Siswa SMK dengan Bakat Seni yang Berhasil Tembus ITB Lewat SNBP 2026
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
ITS Dorong Mahasiswa...
ITS Dorong Mahasiswa Kembangkan Inovasi untuk Mendukung Kinerja PLN
UI Tegaskan Kajian BEM...
UI Tegaskan Kajian BEM Psikologi soal LGBT Bukan Sikap Resmi Kampus
Rekomendasi
Jonatan Christie Tersingkir...
Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final China Open 2026
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Berita Terkini
Diterima di FMIPA ITB,...
Diterima di FMIPA ITB, Andromeda Diantar Keluarga Naik Bajaj dari Yogya untuk Kuliah di Bandung
Profil Pendidikan Sudaryono,...
Profil Pendidikan Sudaryono, Anak Petani yang Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng Puspadaya Dukung Sekolah Ramah Anak, Fokus Cegah Bullying
Hari Anak Nasional 2026,...
Hari Anak Nasional 2026, Puspadaya Perkuat Sekolah Ramah Anak di Jakarta
Siswi Indonesia Raih...
Siswi Indonesia Raih The Best Delegate di AYIMUN BSD Chapter 2026, Kantongi Beasiswa ke AWMUN Bali
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved