Cerdas Bermedia Sosial Jurus Bentengi Siswa dari Ancaman Cyberbulying

Rabu, 03 April 2024 - 19:27 WIB
loading...
Cerdas Bermedia Sosial...
Sikap kritis dan cerdas bermedia sosial akan menghindarkan siswa atau remaja dari fenomena cyberbullying di media maya. Foto ilustrasi/Ist
A A A
NGANJUK - Dunia teknologi digital berkembang cepat dan merambah semua bidang kehidupan tak terkecuali di dunia pendidikan. Jika dimanfaatkan secara bijak dan cerdas, dengan panduan guru, dunia digital sangat membantu mewujudkan suasana belajar menyenangkan..

Namun di tengah perkembangan dunia digital di dunia pendidikan, saat ini juga sedang marak cyberbullying di kalangan siswa, anak dan remaja. Fenomena cyberbullying berupa saling ejek serta berkomentar jelek di media sosial menimbulkan efek mental psikologis serius.

”Sering dilaporkan di banyak sekolah, ada siswa jadi takut masuk sekolah, takut di-bully temannya. Bahkan, di Jawa Timur pernah ada kasus siswa 13 tahun sampai – maaf – bunuh diri gara-gara di-bully teman. Gegara tak punya ayah atau gegara diledek anak orang miskin,” terang Itsna Sofiani, staf ahli Bupati Nganjuk saat menjadi narasumber dalam webinar literasi digital untuk segmen pendidikan dasar di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Rabu (3/4).

Webinar yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur ini mengusung tema ”Bijak Bermedsos Tanpa cyberbullying”.

Baca juga: Kenali Jenis Cyberbullying di Dunia Maya

Webinar diikuti siswa, guru, dan staf pendidik lainnya dengan menggelar nonton bareng (nobar) di ruangan kelas sekolah. Di antaranya di SDN 3 Sukomoro Nganjuk, SDN 1 Siwalan, SDN 2 Suru Ngetos, SDN 1 Ngadipiro, SDN 1 Banaran Kulon, serta SDN 2 Ngumpul, Kecamatan Bagor.

Lalu apa peran guru untuk mencegah bullying di kalangan siswa?. ”Jadilah guru kekinian yang cerdas dan bijak. Sebagai pendidik, bentengi siswa dengan beragam konten yang menjaga mental anak selalu kokoh. Beri siswa pengertian bahwa tidak baik saling ejek. Selalu saling tenggang rasa, dan pahamkan siswa agar budaya bullying di medsos tak elok diteruskan,” urai Itsna Sofiani.

Menurut Itsna, salah satu cara menghentikan bullying di media sosial adalah dengan konten bermanfaat. Kembangkan rasa saling cinta kasih dan cintai beragam budaya lokal yang diambil dari konten medsos menarik, positif, dan mengutamakan kebersamaan di kelas maupun masyarakat.

Dari perspektif keamanan digital, mom influencer Ana Livian mengatakan, keberadaan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 27 ayat 3 perlu dipahami untuk membuat jera pelaku cyberbullying. UU ITE pasal 27 ayat 3 memberi ancaman pidana berat karena pelaku bisa dipenjara sampai 4 tahun atau denda sampai Rp 750 juta.

”Jadi, adik-adik jangan sembrono mem-bully teman sekolah gegara masalah sepele. Ubah kebiasaan bully jadi aktivitas yang manfaat dan produktif. Bikin konten seni, review perjalanan, atau bikin konten belajar yang seru. Bukan mustahil malah jadi sumber rejeki di masa datang, bukan bikin musibah,” saran Ana Livian.

Dosen yang juga digital enthusiast M. Adhi Prasnowo menyarankan untuk wujudkan ruang digital dengan merangkul semua lapisan masyarakat. Medsos dan beragam platform digital adalah sarana untuk berekspresi, buat semua secara aman.

”Kita mesti memberikan jaminan rasa aman untuk berekspresi dan tidak ada rasa takut memanfaatkan ruang digital atau medsos secara produktif dan bermanfaat. Bukan sebaliknya,” pesan Adhi.

Untuk diketahui, gelaran webinar seperti di Kabupaten Nganjuk ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD). Tahun ini, program #literasidigitalkominfo tersebut mulai bergulir pada Februari 2024.

Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.

Kecakapan digital untuk mewujudkan Indonesia yang #MakinCakapDigital menjadi isu penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 juta jiwa penduduk Indonesia
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Riset LAPI ITB: Konektivitas...
Riset LAPI ITB: Konektivitas Digital Dongkrak PDRB dan Serap 685 Ribu Tenaga Kerja
MNC University Berikan...
MNC University Berikan Penghargaan dan Beasiswa kepada Pemenang Jakarta Youth Achievement Awards 2026
Coding Camp AI DBS Foundation...
Coding Camp AI DBS Foundation Bantu Siswa SMK Siap Hadapi Dunia Kerja Digital
MNC University dan BPSDMI...
MNC University dan BPSDMI Kemenperin Teken MoU di PIDI 4.0, Perkuat SDM Industri Berbasis Digital dan Vokasi
123 Siswa Penabur Jakarta...
123 Siswa Penabur Jakarta Berbagi Ilmu untuk Warga Buta Aksara di Banyuwangi
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Rekomendasi
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Berita Terkini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved