UAD Yogyakarta Buka Beasiswa S1 Kedokteran 2024 hingga 24 Mei, Ini Syaratnya

Sabtu, 11 Mei 2024 - 08:00 WIB
loading...
UAD Yogyakarta Buka...
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta saat ini sedang membuka beasiswa kuliah S1 Jurusan Kedokteran di tahun 2024. Foto/Ist
A A A
YOGYAKARTA - Ini informasi mengenai beasiswa S1 Kedokteran di UAD tahun 2024. Bagi kamu pemburu beasiswa, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta saat ini sedang membuka beasiswa kuliah S1 Jurusan Kedokteran di tahun 2024. Untuk info lebih lengkapnya, artikel kali ini akan membahasnya, simak ya!

Beasiswa S1 Kedokteran UAD Tahun 2024


Beasiswa ini menawarkan pembebasan Biaya Pendidikan delapan semester jenjang Sarjana Kedokteran, biaya Pendidikan Profesi Dokter (PPD) empat semester, dan bantuan biaya hidup.

Pendaftaran beasiswa ini dibuka sampai 24 Mei 2024 dan dikhususkan bagi siswa SMA, MA lulusan IPA tahun 2023 dan 2024.
Namun, program bantuan biaya ini diprioritaskan untuk mahasiswa baru Kedokteran yang berasal dari Panti Asuhan Muhammadiyah/’Aisyiyah, Pondok Pesantren Muhammadiyah/’Aisyiyah yang memiliki kemampuan akademik tinggi dan motivasi berprestasi tetapi kurang mampu secara ekonomi.

Perlu diketahui, UAD adalah perguruan tinggi swasta unggul di Provinsi Yogyakarta. Jika Ingin mencoba mendaftar beasiswa S1 Kedokteran di UAD 2024? Berikut persyaratan, jadwal, yang dilansir dari laman resmi UAD.

Baca juga: Biaya Kuliah S1 Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta 2023/2024, Ini Rinciannya

Persyaratan Daftar Beasiswa Kedokteran UAD 2024


1. Warga Negara Indonesia

2. Siswa kelas XII SMA/MA IPA yang akan lulus pada tahun 2024 atau lulusan 2023

3. Tidak mampu secara ekonomi yang didukung bukti sebagai berikut: Penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) Pendidikan Menengah (SMA) atau Tercatat dalam DTKS atau menerima program bantuan sosial yang ditetapkan oleh kementerian Sosial seperti:

• Program Keluarga Harapan (PKH), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau

• Masuk dalam kelompok masyarakat miskin maksimal pada desil 3 (tiga) pada Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang ditetapkan oleh Kemenko PMK atau

• Memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin sesuai dengan ketentuan: Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) maksimal sebesar Rp4.000.000 per bulan dalam 1 (satu) tahun terakhir atau Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750.000 setiap bulannya.

• Bukti keluarga miskin dalam bentuk Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimum tingkat desa/kelurahan

4. Kader Persyarikatan Muhammadiyah

5. Pendidikan orangtua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4

6. Memiliki prestasi akademik dan/atau non akademik

7. Tidak buta warna, sehat jasmani, bebas narkoba, dan sehat jiwa

8. Bersedia tidak menikah selama kuliah di UAD

9. Tidak sedang mendapatkan beasiswa dari Institusi lain

10. Bersedia tinggal di asrama Persada sesuai ketentuan

11. Bersedia ditempatkan dan/atau mengabdi di Amal Usaha Muhammadiyah Bidang Kesehatan setelah lulus Dokter minimal 8 (delapan) tahun

12. Belum pernah tercatat sebagai mahasiswa di PDDIKTI

Syarat Dokumen Beasiswa S1 Kedokteran UAD


1. Pas foto berwarna terbaru berwarna berpakaian formal

2. Kartu Keluarga

3. Bukti dokumen: Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang masih berlaku, atau Kartu peserta dan Kartu KIP Surat Keterangan dari Desa/Kelurahan bahwa sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), atau Kartu indonesia pintar, PKH, KKS Surat Keterangan Penghasilan orangtua/Wali dan Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Lurah setempat, atau Surat penghasilan orang tua Surat keterangan dari Panti Asuhan/Pondok Pesantren Muhammadiyah bahwa yang bersangkutan tinggal di Panti Asuhan/Pondok Pesantren minimal selama 1 tahun Surat keterangan panti asuhan/ponpes (Unduh blanko pada laman UAD)

4. Rapor Semester 1 s.d 5

5. Surat rekomendasi dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) atau Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) setempat yang menyatakan kebutuhan tenaga Dokter untuk Amal Usaha Muhammadiyah Bidang Kesehatan Surat Rekomendasi

6. Sertifikat Prestasi akademik dan/atau non akademik Sertifikat Prestasi

7. Surat Pernyataan Kesediaan ditempatkan dan/atau Mengabdi di Amal Usaha Muhammadiyah Bidang Kesehatan minimal 8 (delapan) tahun, dan Surat Kesanggupan, dimana berkas dijadikan satu PDF dengan format sesuai ketentuan pada laman UAD.

8. Surat Kesanggupan Menjadi Kader Muhammadiyah

9. Surat Kesanggupan Penanggung biaya hidup selama kuliah oleh orang tua atau wali

10. Ijazah bagi lulusan 2023

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Kedokteran UAD 2024


• Pendaftaran: 1 April – 24 Mei 2024 24 Mei pukul 23:59 WIB

• Verifikasi berkas pendaftaran: 25 – 30 Mei

• Pengumuman hasil seleksi tahap 1: 31 Mei

• Tes Kemampuan Akademik Online: 3 Juni

• Pengumuman hasil seleksi TKAD: 4 Juni

• Psikotes dan Tes IQ: 8 Juni

• Pengumuman Hasil seleksi Psikotes dan Tes IQ: 12 Juni

• Wawancara: 15 Juni

• Pengumuman Akhir: 18 Juni

Pendaftaran online di luar kampus akan ditutup pada tanggal akhir setiap tahap pendaftaran pukul 13.00 WIB. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, bisa cek di laman https://pmb.uad.ac.id/beasiswa-kedokteran/#tab-id-4/
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Rekomendasi
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
Berita Terkini
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Momen Haru di Wisuda...
Momen Haru di Wisuda Unesa, Ibu Terima Ijazah Putrinya yang Wafat Sebelum Kelulusan
Infografis
Habitat Asli Harimau...
Habitat Asli Harimau Jawa yang Masih Terjaga hingga Saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved