Mantan Menristekdikti Mohamad Nasir: Anggaran Pendidikan Tinggi Sangat Rendah
Selasa, 02 Juli 2024 - 13:40 WIB
loading...
Mantan Menristekdikti periode 2014-2019 Mohammad Nasir menilai alokasi anggaran pendidikan untuk perguruan tinggi lebih kecil ketimbang alokasi anggaran ke daerah. Foto/YouTube Komisi X DPR.
A
A
A
JAKARTA - Mantan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti periode 2014-2019 Mohammad Nasir menilai alokasi anggaran pendidikan untuk pendidikan tinggi lebih kecil ketimbang alokasi anggaran ke daerah. Ia pun menyebut, Menteri Keuangan (Menkeu) tak bisa audit dana ke daerab tersebut.
Hal itu disampaikan Nasir dalam RDPU Panja Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR RI dengan mantan Menteri Pendidikan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (2/7/2024). Menurutnya, masalah pendidikan nasional yakni belum sinkronnya antaran kebijakan dan realisasi.
Baca juga: Tok, Komisi X DPR Setujui Anggaran Kemendikbduristek Rp97 Triliun
"Kalau kita simpulkan ini adalah belum sinkronnya antara kebijakan dan realisasi anggaran pendidikan antar tingkatan kependidikan. Dalam hal ini tadi yang dialokasikan untuk pendidikan tinggi sangat rendah, yang dialokasikan ke daerah itu yang sangat tinggi juga," kata Nasir.
Atas dasar itu, Nasir mengaku, pernah bertanya kepada Menteri Keuangan soal adanya audit untuk alokasi anggaran ke daerah. Nasir pun kaget lantaran Menteri Keuangan mengaku tak bisa melakukan audit.
Hal itu disampaikan Nasir dalam RDPU Panja Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR RI dengan mantan Menteri Pendidikan di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (2/7/2024). Menurutnya, masalah pendidikan nasional yakni belum sinkronnya antaran kebijakan dan realisasi.
Baca juga: Tok, Komisi X DPR Setujui Anggaran Kemendikbduristek Rp97 Triliun
"Kalau kita simpulkan ini adalah belum sinkronnya antara kebijakan dan realisasi anggaran pendidikan antar tingkatan kependidikan. Dalam hal ini tadi yang dialokasikan untuk pendidikan tinggi sangat rendah, yang dialokasikan ke daerah itu yang sangat tinggi juga," kata Nasir.
Atas dasar itu, Nasir mengaku, pernah bertanya kepada Menteri Keuangan soal adanya audit untuk alokasi anggaran ke daerah. Nasir pun kaget lantaran Menteri Keuangan mengaku tak bisa melakukan audit.
Lihat Juga :