Bagaimana Nasib Siswa Yang Tidak Lolos PPDB Jateng 2024? Simak Infonya

Rabu, 03 Juli 2024 - 08:22 WIB
loading...
Bagaimana Nasib Siswa...
Pada proses PPDB Jateng 2024 ada siswa yang lolos dan tidak lolos. Ini ketentuan bagi yang tidak lolos. Foto/SMAN 1 Magelang.
A A A
JAWA TENGAH - Pada proses PPDB Jateng 2024 ada siswa yang lolos dan tidak lolos. Bagi yang lolos wajib daftar ulang, namun bagaimana peserta yang tidak lolos?.

Pengumuman hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Jawa Tengah (Jateng) 2024 sudah diumumkan melalui jurnal website PPDB. Nama-nama peserta yang masih berada di jurnal itu artinya sudah lolos dan masuk tahap selanjutnya.

Baca juga: Klik ppdb.jatengprov.go.id/, Begini Cara Melihat Pengumuman PPDB Jateng 2024

Kemudian status data yang tadinya Sementara kini berubah menjadi Final/Akhir. Bagi siswa yang lolos, segera lakukan daftar ulang di sekolah pada 3-12 Juli 2024.

Jalur PPDB SMA negeri ini terbagi atas jalur zonasi reguler dan khusus, kemudian ada jalur afirmasi, dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali, serta jalur PPDB prestasi yang menggunakan seleksi prestasi calon siswa dengan kuota maksimal 20 persen.

Baca juga: Gagal SMA Negeri? Ini 20 SMA Swasta Terbaik Jateng yang Bisa Jadi Alternatif PPDB 2024

Seleksi PPDB memperhitungkan batas daya tampung suatu sekolah. Dalam hal inim memperhitungkan jumlah iswa dalam satu rombongan belajar dikalikan dengan jumlah rombongan belajar yang akan diterima.

Lalu dikurangi dengan jumlah siswa kelas X yang tinggal kelas, siswa kelas khusus olahraga, inklusi, program ADEM, dan semi boarding serta rombongan belajar untuk kelas virtual atau kelas jauh.

Baca juga: Ombudsman Ungkap Sekolah 'Cuci Rapor' agar Muridnya Lolos PPDB

Untuk jenjang SMA, jumlah siswa dalam satu rombongan belajar dipatok minimal 20 dan paling banyak 36 siswa. Sedangkan untuk SMK paling sedikit 15 dan maksimal 36 siswa.

Ketentuan Bagi Peserta yang Tidak Lolos PPDB Jateng 2024


Sesuai dengan Petunjuk Teknis PPDB Jateng 2024, bagi peserta yang tidak lolos seleksi PPDB daring maka akan terdaftar sebagai peserta cadangan.

Peserta cadangan nantinya akan mengisi kekosongan atau kekurangan kuota daya tampung jika terdapat calon peserta yang dinyatakan lolos seleksi PPDB yang tidak daftar ulang.

Calon Peserta Didik Cadangan yang dinyatakan dapat mengisi kekosongan kuota daya tampung dan tidak melakukan daftar ulang pada waktu yang telah dijadwalkan dinyatakan mengundurkan diri, dan selanjutnya tidak diberlakukan adanya Calon Peserta Didik Cadangan.

Pemprov Jateng memberikan perlakuan khusus PPDB secara luring untuk SMA Negeri Kampung Laut dan SMK Negeri Karimunjawa dengan pertimbangan kondisi wilayahnya yang tidak memungkinkan.

Jadwal Peserta Cadangan PPDB Jateng 2024


1. Masa tenang: 28-20 Juni 2024

2. Pengumuman hasil: 1 Juli 2024, selambat-lambatnya pukul 23.59 WIB

3. Daftar Ulang: 3-12 Juli 2024

4. Pengumuman daftar peserta cadangan: 15 Juli 2024, selambat-lambatnya pukul 23.59 WIB

5. Daftar ulang CPD cadangan (apabila terdapat CPD lulus seleksi PPDB daring tetapi tidak melakukan daftar ulang): 16-17 Juli 2024

6. Awal tahun ajaran baru: 22 Juli 2024
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Jalur Pendaftaran dan...
Jalur Pendaftaran dan Jadwal Penting SPMB Jawa Timur 2026
PPDB Sekolah Garuda...
PPDB Sekolah Garuda 2026 Dibuka Februari, Cek Syarat, Dokumen, dan Jadwal Lengkapnya
Cegah Anak Putus Sekolah,...
Cegah Anak Putus Sekolah, Pemda Terapkan Beragam Strategi di SPMB 2025
SPMB 2025 Dinilai Berjalan...
SPMB 2025 Dinilai Berjalan Baik, 50% Daerah Sudah Masuk Tahap Implementasi
Cara Daftar PPDB Madrasah...
Cara Daftar PPDB Madrasah DKI 2025, Pahami Langkahnya
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
Rekomendasi
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Berita Terkini
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved